Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPenertiban PKL di Pinggiran Danau sunter Jakarta Utara Berlangsung DramatisKomentar: 0

Penertiban PKL di Pinggiran Danau sunter Jakarta Utara Berlangsung Dramatis

Teropong Rakyat, 25 Oktober 2025, 16:59 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

JAKARTA – Teropongrakyat.co ||Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang tergabung dari Wali Kota Jakarta Utara, Kecamatan Tanjung Priok, dan Kelurahan Tanjung Priok pada malam hari ini, Jumat (24/10/2025) melakukan penertiban terhadap para pedagang kaki lima (PKL) yang berada di atas trotoar pinggir jalan Danau Sunter Jakarta Utara.

Dalam penertiban PKL yang dimulai dari pukul 23.00 WIB ini juga disertai pendampingan dari pihak aparat baik TNI maupun Polri. Serta Dishub.

Selaku pengendali razia, Asmawi mengatakan jika penertiban tersebut sebagai jawaban atas keluhan masyarakat terkait adanya aktivitas pedagang yang mengganggu.

Baca Juga:  Ketum DP Serahkan Bansos Untuk Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT

“Kami sebagai petugas akan terus menindak tegas segala pelanggaran. Terlebih kami sudah memberitahu dengan peringatan, namun mereka masih memakai musik dan itu mengganggu,” ujarnya.

Tindakan Petugas Satpol PP Dinilai Menindas

Di sisi lain, tindakan yang dilakukan oleh para petugas (Satpol PP) yang melakukan penyitaan terhadap barang dagangan tersebut dinilai berlebihan oleh sejumlah pedagang.

Indah, dihadapan awak media mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap satpol pp yang mengangkut speaker yang berada didagangan orang tuanya.

Dirinya juga meminta pertolongan langsung kepada presiden. “Kepada Presiden Prabowo untuk pertolongan kepada rakyat kecil agar tidak di tindas oleh para pol pp yang ada di DKI,” ungkapnya.

Baca Juga:  Rangkaian HUT Polwan ke-76 Diperingati Dengan Donor Darah

Meski begitu Indah mengaku jika memang sebelumnya ada informasi akan ada operasi penertiban PKL. “Ya memang dikash tahu ada operasi, tapi ga ada tuh pemberitahuan mau diambil speakernya. Kita disini nyari duit bang, bukan malah mau ngeluarin duit, speaker itu kita beli, kita bukan maling,” cetusnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Asmawi kembali mengatakan jika tugasnya memang selalu menuai pro dan kontra. “Tidak apa-apa dibilang kejam, kami sudah menjalankan sesuai prosedur,” pungkasnya.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain