JAKARTA -(teropongrakyat.co), 15 April 2026. Sebagai salah satu pelabuhan tertua di Indonesia, Pelabuhan Sunda Kelapa terus berupaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional melalui optimalisasi aset-aset yang belum dimanfaatkan secara maksimal (idle assets).
Pada tahun ini, Pelabuhan Sunda Kelapa merencanakan kerja sama pemanfaatan sejumlah aset idle, meliputi:
– Lahan eks KSOP seluas 4.000 meter persegi
– Area eks perkantoran seluas 1.200 meter persegi
– Area dermaga Zona VIII sepanjang 200 meter
Pemanfaatan aset-aset tersebut difokuskan untuk mendukung berbagai kegiatan produktif, dengan rincian sebagai berikut:
– Lahan eks KSOP akan difungsikan sebagai area pergudangan dan lapangan penumpukan.
– Area eks perkantoran akan dikembangkan menjadi pusat kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
– Area dermaga Zona VIII akan digunakan untuk mendukung kegiatan pelayanan penumpang hasil relokasi dari Ancol.
“Optimalisasi aset idle ini merupakan bagian dari strategi Pelabuhan Sunda Kelapa dalam meningkatkan pendapatan serta memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional,” ujar General Manager Pelabuhan Sunda Kelapa, Ahmad Fahmi.
Melalui kerja sama pemanfaatan aset ini, Pelabuhan Sunda Kelapa berharap dapat meningkatkan kinerja operasional sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
























































