Pasca Penusukan di Kafe Bmart Kemayoran, Polisi Gelar Olah TKP

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Teropongrakyat.co – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat menggelar oleh TKP di Kafe Bmart yang berlokasi di Jalan Letjen Siprapto, Kemayoran Jakarta Pusat pada Kamis petang (2/10/2025) sekira pukul 18.30 WIB.

Sebelumnya, telah terjadi keributan di kafe bmart tersebut hingga menewaskan seorang pemuda bernama Herdyarca Tarnadi (22) yang mengalami luka tusukan di bagian dada sebelah kanannya pada Kamis (2/10/2025) dini hari sekira pukul 02.45 WIB.

Pasca Penusukan di Kafe Bmart Kemayoran, Polisi Gelar Olah TKP - Teropong Rakyat

Dalam olah TKP yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, para pelaku yang berjumlah 7 orang dan masih berusia dibawah umur dari usia 17 hingga 22 tahun ini diminta untuk melakukan adegan yang terjadi pada saat keributan berlangsung.
Dari adegan yang diperagakan oleh para pelaku tersebut, terdapat signal jika keributan itu berawal dari adanya saling ejek. Sehingga keributan pun tak terelakan.

Baca Juga:  Polres Tulungagung Gelar Piramida Peringati Hari Pers Nasional 2026

Menurut keterangan Roby, keributan sempat dilerai oleh petugas (securty) kafe tersebut. Kemudian setelah kafe tutup, pelaku menunggu ketiga korban diluar kafe dan kembali terjadi keributan.

“Jadi awalnya ada kesalahpahaman antar dua kelompok pemuda, dan akhirnya mereka ribut didalam. Oleh securty dilerai dan berlanjut keributan diluar kafe,” ungkap Roby kepada wartawan di Kafe Bmart.

Salah satu pelaku, lanjut Roby, ada yang membawa sebilah pisau (senjata tajam) dan beberapa pelaku lainnya menggunakan botol. “Sehingga menyebabkan tiga korban harus dilarikan ke rumah sakit RSPAD, satu orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka,” paparnya.

Baca Juga:  Program Indonesia Pintar Dipakai Alat Kampanye Salah Satu Paslon di Kota Bekasi, Bawaslu: Kita Telusuri Dulu

Dia juga menyoroti adanya aktivitas minum-minuman keras (miras) dalam kafe tersebut. “Ya terkait minuman ini kami juga akan mendalami bagaimana aktivitas penjualannya dan izinnya,” katanya.

Terakhir Roby berpesan kepada seluruh orang tua untuk mengawasi pergaulan dan membatasi jam bermain anak-anaknya.

“Saya, kami Polres Metro Jakarta Pusat, mengimbau kepada seluruh para orang tua khususnya diwilayah jakarta pusat untuk memberikan pengawasan kepada anak-anaknya dalam pergaulan. Dan juga membatasi anak-anaknya dalam waktu bermainnya,” pungkasnya.

(Irawan)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Saksikan Panen Raya Tebu di Malang dan Serap Aspirasi Petani
Pramono Anung Buka Peluang Alumni PKM Berdakwah di Masjid Pemprov DKI, Siapkan 1.000 Al-Qur’an Edisi Khusus Jakarta
IPSI Kabupaten Malang Kerahkan 1.000 Pesilat Sambut Kunjungan Presiden Prabowo di Pakis
Tangis Pecah di Ruang Sidang, Keluarga Korban Minta Enam Mantan Anggota Polri Dijatuhi Hukuman Maksimal
Korban Kecelakaan Butuh Operasi, Keluarga Mengaku Diintimidasi Saat Minta Pertanggungjawaban
FUKRI Tegaskan: Keamanan Sejati di Papua Tak Lahir dari Senjata, Melainkan dari Keadilan dan Dialog
Jalan Menuju Puskesmas Kalibaru Bertahun-tahun Dikuasai PKL, Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Ahli Waris H. Abdul Halim Minta Pengawasan Mahkamah Agung atas Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:34 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Panen Raya Tebu di Malang dan Serap Aspirasi Petani

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:46 WIB

Pramono Anung Buka Peluang Alumni PKM Berdakwah di Masjid Pemprov DKI, Siapkan 1.000 Al-Qur’an Edisi Khusus Jakarta

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:22 WIB

IPSI Kabupaten Malang Kerahkan 1.000 Pesilat Sambut Kunjungan Presiden Prabowo di Pakis

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:03 WIB

Tangis Pecah di Ruang Sidang, Keluarga Korban Minta Enam Mantan Anggota Polri Dijatuhi Hukuman Maksimal

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:22 WIB

Korban Kecelakaan Butuh Operasi, Keluarga Mengaku Diintimidasi Saat Minta Pertanggungjawaban

Berita Terbaru