Kanit Binmas Polsek Pondok Gede Dukung Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Pondok Melati

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2024 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, – Teropongrakyat.co – Kanit Binmas Polsek Pondok Gede, Iptu Yanu Triyanto, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatirahayu, Aiptu Mintra, menghadiri Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) tingkat Kecamatan Pondok Melati di Aula Kecamatan Pondok Melati, Jalan Chandra Raya RT 011/016, Kelurahan Jatirahayu, Kamis (14/11/2024). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIB hingga selesai ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antar lembaga pemerintahan dan kesadaran masyarakat dalam meminimalisir risiko bencana.

Baca Juga:  BERLIANA SIAP SEBAGAI KETUA INISIATOR PERKUMPULAN PROFESI PARALEGAL NASIONAL CCI DPD KOTA JAKARTA BARAT

FPRB ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Camat Pondok Melati, para Lurah di lingkungan Kecamatan Pondok Melati, BPBD Kota Bekasi, serta para Kasi dan staf Kecamatan Pondok Melati. Kehadiran Kanit Binmas Polsek Pondok Gede dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatirahayu menunjukkan komitmen aparat kepolisian dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan bencana.

Iptu Yanu Triyanto menyatakan kesiapan kepolisian untuk berkoordinasi dengan tiga pilar (polisi, TNI, dan pemerintah) dalam menghadapi potensi bencana. “Kami aparat kepolisian Pondok Gede siap mendukung dalam penanggulangan terjadinya bencana dengan selalu berkoordinasi bersama tiga pilar yang ada di Kecamatan Pondok Gede,” ujarnya. Kerjasama yang solid antar lembaga diharapkan mampu menciptakan kesiapsiagaan yang optimal dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di wilayah Kecamatan Pondok Melati.

Baca Juga:  BRI KC Bandara Soetta Ikuti Aksi “Satu Langkah Untuk Sumatera”, Salurkan Donasi bagi Korban Banjir

 

Penulis : Fazza

Berita Terkait

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”
Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terbaru