Gedung PSII Tempat Presiden Prabowo Latihan Silat Dikuasai Preman

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Ketua Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), H. M. Edwin Irmansyah yang kerap disapa Buya menyesalkan oknum DPP.Syarikat Islam menggunakan preman intimidasi dan mengancam pedagang binaan DPP.PSII. Sabtu, (11/01/2025).

“Saya dapat keluhan dan aduan dari pedagang yang sudah lebih dari 20 tahun menempati kios UMKM milik DPP.PSII. Mereka diusir dan diancam preman yang sekarang menguasai gedung sekretariat DPP.PSII di jalan Taman Amir Hamzah No.2, Menteng, Jakarta Pusat.” tulis Buya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (11/01/2025).

Buya menjelaskan, selama ini pedagang menempati kios di area gedung DPP.PSII dan tidak pernah ada masalah. Tiba-tiba datang sejumlah preman mengancam dan minta pedagang angkat kaki dari kios yang sedang direnovasi DPP.PSII.

Baca Juga:  Polri Bongkar Sindikat Judi Online yang Dikendalikan Warga Negara Asing, Perputaran Uang Capai Rp 685 M

“Preman ini dikirim oknum DPP.Syarikat Islam dengan tujuan menguasai gedung milik PSII. Ini gedung bersejarah, aset PSII hibah dari pemerintah. DPP. SI kami ijinkan menggunakan tapi tidak bisa menguasai. Gedung ini punya sejarah yang tidak ternilai.” ucapnya.

Kata Buya, sebelum menjadi sekretariat DPP.SI, gedung DPP. PSII ini merupakan tempat Presiden Prabowo Subianto berlatih pencak silat. Selain itu, DPP SI selama ini tidak pernah menggunakan gedung DPP.PSII untuk aktifitas organisasi.

Baca Juga:  Satgas Yonif 509 Kostrad Beri Bantuan  kepada Masyarakat di Kampung Mamba Bawah, Intan Jaya, Papua

“Presiden Prabowo waktu muda berpeluh keringat latihan Silat di halaman gedung PSII, gedung ini punya nilai sejarah. Kemudian, 9 tahun Kepengurusan DPP SI tidak ada aktifitas organisasi, hanya jadi tempat korespondensi atau surat menyurat saja. Kemana mereka selama ini.” tanya Buya.

Buya meminta Hamdan Zoelva selaku pimpinan DPP. SI menarik Preman dan mengeluarkan mereka dari gedung DPP.PSII, tidak ada pilihan lain

Berita Terkait

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”
Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*
Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral
Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:00 WIB

Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:09 WIB

15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI

Berita Terbaru