Kendal, teropongrakyat.co – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal bersama tim terkait melakukan pengecekan fisik dan audit lapangan terhadap pembangunan infrastruktur di Desa Margosari, Kecamatan Patebon, Rabu (21/1/2026). Langkah ini dilakukan sebagai respons atas aduan masyarakat serta dinamika informasi yang berkembang di media sosial terkait dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan pembangunan desa.
Audit lapangan tersebut bertujuan untuk memastikan pengelolaan dana pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) telah dilaksanakan sesuai dengan standar teknis dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Inspektorat Kabupaten Kendal melalui Bayu Adhi Pamungkas selaku Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) menegaskan bahwa proses audit dilakukan secara terbuka dan objektif. Saat dihubungi awak media melalui aplikasi WhatsApp, Bayu menyampaikan bahwa pihaknya tidak membatasi kehadiran pihak-pihak yang berkepentingan untuk menyaksikan proses uji mutu beton di lapangan.

“Kami tidak mempermasalahkan siapapun yang hadir dalam kegiatan uji mutu beton ini, sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam kontrol sosial. Ini penting untuk memastikan pengelolaan Dana Desa berjalan tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat mutu,” ujar Bayu.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa fokus audit tidak hanya pada aspek fisik pembangunan, tetapi juga pada pembenahan tata kelola keuangan negara di tingkat desa. Seluruh tim auditor diinstruksikan untuk bekerja dengan menjunjung tinggi integritas guna menjamin kredibilitas hasil pemeriksaan.
Hasil audit tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi Kepala Desa Margosari untuk melakukan perbaikan manajerial dan administratif, sekaligus memperkuat kepemimpinan dan kepercayaan publik. Inspektorat juga berharap audit ini mampu menciptakan kembali situasi desa yang kondusif serta menjaga stabilitas dan keharmonisan di tengah masyarakat.
Dengan dilaksanakannya audit ini, Pemerintah Kabupaten Kendal berharap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa dapat terus terjaga, serta menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat
Penulis : Naim


























































