JAKARTA – Teropongrakyat.co || Di era saat ini banyak beragam makanan dan jajanan baru bermunculan. Bukan hanya bermacam variasi rasa ataupun bentuk yang baru saja, jajanan yang sejatinya disajikan untuk anak-anak hingga usia cukup pun juga dikemas dengan bentuk atau rasa yang baru.
Akan tetapi, umumnya kita harus tetap waspada atas perilaku-perilaku orang yang tidak bertanggung jawab dalam menjajakan barang dagangannya.
Seperti halnya yang ditemui pada salah satu wilayah di Kemayoran Jakarta Pusat. Dimana, seorang TNI berpangkat Serda dan anggota polri yang diketahui berdinas di Polsek Johar Baru ini berhasil mendapatkan seorang penjual jajanan jadul yang ternyata berisikan spons bedak.
Kejadian yang berlokasi di Utan Panjang III RT 10/RW 05, Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat ini bermula dari adanya laporan warga yang merasa aneh dengan jajanan jadul tersebut. Sehingga, ketua RT setempat berinisiatif memanggil babinsa. Sabtu (24/1/2026).
Dalam video berdurasi 2 menit ditampilkan seorang Babinsa Koramil Kemayoran bernama Heri Purnomo sedang menginterogasi si penjual.
“Ini bos kamu bikin bahan dari mana? Ada busanya ga? Berapa lama bos mu bikin? Ini busa kan ini? Kenapa kamu jual? Kamu tahu kan ini busa? Kalau kamu jual anak-anak bisa kena penyakit,” kata Heri saat dilokasi.
Ketika ditanya awalnya pedagang tersebut mengaku jika tidak tahu bahwa barang yang dijualnya berisikan spons bedak.
“Ga tau Pak,” cetus si penjual
Ironisnya, setelah diperlihatkan jika barang dagangannya benar berbusa, penjual tersebut justru mengatakan hal yang cukup nyeleneh.
“Ya itu berbusa pak, tapi saya untuk cari makan anak bini pak,” jawab si penjual es jadul (unkue).
Tidak hanya Serda Heri saja, dilokasi tersebut juga terlihat seorang anggota polri yang turut memberikan informasi terkait barang dagangan itu.
“Ini bisa kita lihat, ini bahannya spons, kalau dibakar bisa meleleh. Ini spons dari bedak, permen dari ager-ager,” kata lelaki berpakaian kaos polri.
Seusai mendemonstrasikan barang dagangan itu, dihadapan pedagang yang diperkirakan berusia lansia ini, anggota polri tersebut memberikan informasi penting bagi seluruh orang tua agar dapat memilih dan memilah jajanan bagi anak-anaknya.
“Harap hati-hati untuk semuanya ya, bagi orang tua ya waspada ya,” imbuhnya.
Usai ditanyai, babinsa tersebut membawa penjual serta barang dagangannya ke Polsek Kemayoran, Polres Metro Jakarta Pusat.
Penulis : Irawan



























































