Aliansi Pekerja Pelabuhan dan Transportasi Indonesia Gelar Audiensi

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – Bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan
Aliansi Pekerja Pelabuhan dan Transportasi Indonesia (APPITI) mengadakan audiensi dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, pada kamis.09 Januari 2024 di kantor kementrian tenaga kerja Jl.Gatot Ssubroto Kav.51,Jakarta Selatan, yang diwakili oleh Surya Lukita Warman, M.Sc., Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan.

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini dihadiri oleh perwakilan berbagai serikat pekerja, termasuk Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Bersatu, Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia, Gerakan Buruh Jakarta, Asosiasi Pengemudi Seluruh Indonesia, dan Forum Komunikasi Serikat Pekerja Terminal Peti Kemas Indonesia.

Dalam audiensi tersebut, Surya Lukita Warman mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk bertemu dengan Aliansi Pekerja Pelabuhan dan Transportasi Indonesia. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) terkait hubungan industrial, serta melakukan pemantauan langsung ke lapangan untuk melihat secara lebih dekat kondisi yang dihadapi para pekerja.

Baca Juga:  Guru BK Jadi Garda Terdepan: Densus 88 AT Polri dan Disdik DKI Jakarta Bersatu Lawan Kekerasan dan Radikalisme di Sekolah

Aliansi Pekerja Pelabuhan dan Transportasi Indonesia Gelar Audiensi - Teropong Rakyat

Farudi, Ketua Aliansi Pekerja Pelabuhan dan Transportasi Indonesia, menyampaikan sejumlah isu yang dihadapi para pekerja di sektor pelabuhan dan transportasi. Di antaranya adalah ketimpangan pengupahan, masalah jaminan kesehatan BPJS, serta ketidakadilan dalam sistem kontrak kerja yang tidak sesuai dengan peraturan. Selain itu, Farudi juga menyoroti dominasi tenaga kerja asing di posisi-posisi strategis, yang menciptakan kesenjangan upah dengan pekerja lokal.Pada kamis ( 09/01/25 )

Hal yang sama di sampaikan, Abid Akbar Aziz Pawalling, Presiden Asosiasi Pengemudi Seluruh Indonesia, turut mengangkat sejumlah masalah penting dalam sektor pengemudi. Ia mengkritisi lemahnya sistem keamanan, terutama terkait dengan fenomena “bajing loncat” yang sering terjadi di sektor ekspedisi. Ia juga menyoroti masalah keselamatan penumpang, dengan mencontohkan kecelakaan yang melibatkan kendaraan tidak laik jalan, serta menyarankan perlunya perlindungan hukum yang jelas bagi pengemudi, terutama terkait dengan kendaraan Overload, Over Dimension (ODOL) yang sering kali menjadi penyebab kecelakaan.

Baca Juga:  Pasangan RIDHO Tiba Ambil Nomor Urut Pasangan Calon Pilkada Kota Bekasi

Diskusi juga mencakup pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap ketenagakerjaan, dengan menekankan perlunya implementasi yang lebih tegas terhadap peraturan dan kebijakan yang ada. APPITI berharap pemerintah dapat lebih aktif dalam memastikan perlindungan yang adil bagi pekerja, serta membentuk Lembaga Kerja Sama Tripartit Sektoral untuk memberikan jaring pengaman dalam hal pengupahan, kepastian hukum, dan perlindungan tenaga kerja.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah konkret yang mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman, adil, dan sejahtera bagi pekerja di sektor pelabuhan dan transportasi. Ke depan, APPITI berharap langkah-langkah ini akan mendukung pertumbuhan sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Berita Terkait

Semangat 1 Muharam, PSM Jawa Barat Siap Melangkah dengan Kepengurusan Baru
Kuasa Hukum Minta Majelis Hakim Telusuri Keberadaan Barang Bukti Asli Kasus Sabu 3 Kilogram
Mantan Jurnalis Senior Malang Raya, Ryan Ariyanto Setiawan Meninggal Dunia, Sosoknya dikenal Tularkan Ilmu Jurnalistik dan Low Profile
Yakuza Maneges Bantah Ambil Alih Kewenangan Aparat, Sebut Penyegelan Ponpes Bentuk Sikap Moral
Ketua PBNU Bidang Keagamaan:Main Hakim Sendiri Bukan Syariat dan Bukan Hukum
Badan Musyawah (Bamus) Betawi Mengelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 dengan Tema “Menyosong Lima Abad Jakarta Kota Budaya dan Kota Global”
Polsek Kelapa Dua Amankan Terduga Penjual Obat Daftar G di Bojong Nangka, Ratusan Butir Obat Disita
Ribuan Warga Sunter Agung Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di Pelataran JIS

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:06 WIB

Semangat 1 Muharam, PSM Jawa Barat Siap Melangkah dengan Kepengurusan Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:26 WIB

Kuasa Hukum Minta Majelis Hakim Telusuri Keberadaan Barang Bukti Asli Kasus Sabu 3 Kilogram

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:11 WIB

Mantan Jurnalis Senior Malang Raya, Ryan Ariyanto Setiawan Meninggal Dunia, Sosoknya dikenal Tularkan Ilmu Jurnalistik dan Low Profile

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:57 WIB

Yakuza Maneges Bantah Ambil Alih Kewenangan Aparat, Sebut Penyegelan Ponpes Bentuk Sikap Moral

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:22 WIB

Ketua PBNU Bidang Keagamaan:Main Hakim Sendiri Bukan Syariat dan Bukan Hukum

Berita Terbaru