Tren Custom Makin Ngetren, Industri Printing Ikut Berubah

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Teropongrakyat.co – Tren produk custom dan personalisasi kini makin dekat dengan keseharian. Mulai dari kemasan produk UMKM, label pakaian, merchandise, sampai kebutuhan bisnis online, layanan percetakan ikut bergerak mengikuti selera pasar yang semakin beragam.

Perubahan gaya belanja masyarakat dan pertumbuhan e-commerce turut membuka ruang bagi industri percetakan untuk berkembang. Bukan lagi sekadar mencetak dalam jumlah besar, kebutuhan pasar kini semakin mengarah pada digital printing dengan produksi yang lebih fleksibel dan personal.

Data industri menunjukkan sektor packaging dan label pada 2026 tumbuh hingga 20 persen. Sementara textile printing diproyeksikan tumbuh sekitar 15 persen. Perkembangan tersebut menjadi bagian dari pertumbuhan industri percetakan Indonesia yang diproyeksikan naik sekitar 3,39 persen pada tahun ini.

Bagi pelaku UMKM, perubahan ini cukup relevan. Kemasan bukan hanya berfungsi sebagai pembungkus produk, tetapi juga menjadi bagian dari identitas sebuah brand. Begitu pula dengan label, merchandise, hingga produk fashion yang membutuhkan desain dan produksi sesuai karakter masing-masing usaha.

Perkembangan tersebut akan menjadi salah satu fokus ALLPrint Indonesia 2026 yang digelar pada 7-10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pameran yang diselenggarakan Krista Exhibitions ini menghadirkan berbagai teknologi percetakan, mulai dari digital printing, packaging printing, textile printing, teknologi grafika, finishing, tinta, kertas, hingga software pendukung industri.

Baca Juga:  Inisiatif Siswa BINUS SCHOOL Simprug Daur Ulang Spanduk Bekas untuk Kebutuhan Anak Sekolah di Sumba, NTT

Tren Custom Makin Ngetren, Industri Printing Ikut Berubah - Teropong Rakyat

Chief Executive Officer Krista Exhibitions Daud D. Salim mengatakan, industri percetakan kini berkembang mengikuti kebutuhan yang semakin luas.

“Industri percetakan saat ini berkembang sangat luas. Tidak hanya berbicara mengenai mesin dan teknologi cetak konvensional, tetapi juga digital printing, printing untuk kemasan, teknologi grafis, label, hingga berbagai solusi yang dibutuhkan oleh industri,” ujar Daud.

Menurut dia, perkembangan tersebut menciptakan kebutuhan sekaligus peluang baru bagi pelaku industri.

ALLPrint Indonesia 2026 akan menghadirkan sekitar 400 peserta, termasuk 20 UMKM, dari lebih dari 10 negara. Negara yang berpartisipasi antara lain Indonesia, China, Hong Kong, Malaysia, Taiwan, Jerman, Jepang, India, Singapura, dan Korea Selatan.

Selama empat hari penyelenggaraan, pameran ini menargetkan sekitar 60.000 pengunjung.
Tak hanya soal mesin cetak, ALLPrint Indonesia 2026 juga memperluas ekosistemnya melalui sejumlah pameran pendukung, yakni Indo Sign & AD, Textile Printing, Print For Pack, Inter Corrugated, dan Pro Label Asia.

Buat pelaku bisnis yang sedang mengembangkan produk, perkembangan teknologi printing memberikan lebih banyak pilihan. Produksi kemasan, label, materi promosi, hingga kebutuhan fashion dapat disesuaikan dengan konsep dan kebutuhan masing-masing usaha.

Baca Juga:  Pameran EDRR Indonesia 2025 Hadirkan Inovasi Teknologi Kebencanaan dan Workshop Sistem Peringatan Dini

Selain melihat produk dan teknologi, pengunjung juga dapat menyaksikan demonstrasi mesin serta berdiskusi langsung dengan produsen dan penyedia solusi percetakan.

Rangkaian acara juga dilengkapi forum edukasi. Salah satunya seminar “Ready for 2027 and onward? The New Rules of Digital Textile Printing” yang membahas perkembangan digital textile printing.
Ada pula seminar “The Future of Carton Manufacturing: Smart Machines, Smart Solutions” mengenai otomatisasi dalam industri karton.

Sementara Eduprint Talkshow akan mengangkat pembahasan mengenai sertifikasi halal dan kemasan. Agenda lainnya adalah Musyawarah Nasional XI Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI).

Perubahan industri percetakan ini menunjukkan bahwa kebutuhan printing kini semakin dekat dengan perkembangan bisnis dan gaya hidup. Dari kemasan produk yang ingin tampil lebih menarik hingga kebutuhan fashion dan merchandise yang dibuat lebih personal, teknologi printing ikut mengikuti pola pasar yang serba cepat dan fleksibel.

ALLPrint Indonesia 2026 akan menjadi salah satu ruang untuk melihat langsung bagaimana teknologi tersebut digunakan sekaligus mengikuti arah perkembangan industri percetakan ke depan.

 

Penulis : SB. Tasya

Editor : SB. Tasya

Sumber Berita: Lipsus

Berita Terkait

Jangan Tertinggal! AI Bukan Masa Depan Ini Kini, Simenteknindo Tunjukkan Jalan Nyata Transformasi Industri
PT API Perkuat Penerapan Tata Kelola Melalui WORKSHOP GCG Dan ACGS Bersama PSL GROUP
OPTIMALKAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS DATA, PT CTP TOLLWAYS GELAR PELATIHAN MICROSOFT POWER BI
Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Dorong Koperasi Multi Pihak Jadi Motor Ekonomi Kreatif
Indosolar 2026 Perkuat Ekosistem Energi Surya untuk Percepat Transisi Energi Indonesia
Love Collection: Wujudkan Kreativitasmu dengan Kaos Custom Berkualitas Premium
Wujudkan Momen Lebih Bermakna Bersama Bloomora Florist
IndoBeauty Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Inovasi Kecantikan dari 8 Negara di JIExpo Kemayoran
Tren custom dan personalisasi ikut mengubah industri percetakan. Packaging, label, hingga textile printing tumbuh seiring perkembangan e-commerce dan UMKM.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:03 WIB

Tren Custom Makin Ngetren, Industri Printing Ikut Berubah

Kamis, 10 September 2026 - 23:39 WIB

Jangan Tertinggal! AI Bukan Masa Depan Ini Kini, Simenteknindo Tunjukkan Jalan Nyata Transformasi Industri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:45 WIB

PT API Perkuat Penerapan Tata Kelola Melalui WORKSHOP GCG Dan ACGS Bersama PSL GROUP

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:25 WIB

OPTIMALKAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS DATA, PT CTP TOLLWAYS GELAR PELATIHAN MICROSOFT POWER BI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Dorong Koperasi Multi Pihak Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Berita Terbaru

Bisnis

Tren Custom Makin Ngetren, Industri Printing Ikut Berubah

Rabu, 23 Sep 2026 - 10:03 WIB