JAKARTA, Teropongrakyat.co – Tren produk custom dan personalisasi kini makin dekat dengan keseharian. Mulai dari kemasan produk UMKM, label pakaian, merchandise, sampai kebutuhan bisnis online, layanan percetakan ikut bergerak mengikuti selera pasar yang semakin beragam.
Perubahan gaya belanja masyarakat dan pertumbuhan e-commerce turut membuka ruang bagi industri percetakan untuk berkembang. Bukan lagi sekadar mencetak dalam jumlah besar, kebutuhan pasar kini semakin mengarah pada digital printing dengan produksi yang lebih fleksibel dan personal.
Data industri menunjukkan sektor packaging dan label pada 2026 tumbuh hingga 20 persen. Sementara textile printing diproyeksikan tumbuh sekitar 15 persen. Perkembangan tersebut menjadi bagian dari pertumbuhan industri percetakan Indonesia yang diproyeksikan naik sekitar 3,39 persen pada tahun ini.
Bagi pelaku UMKM, perubahan ini cukup relevan. Kemasan bukan hanya berfungsi sebagai pembungkus produk, tetapi juga menjadi bagian dari identitas sebuah brand. Begitu pula dengan label, merchandise, hingga produk fashion yang membutuhkan desain dan produksi sesuai karakter masing-masing usaha.
Perkembangan tersebut akan menjadi salah satu fokus ALLPrint Indonesia 2026 yang digelar pada 7-10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Pameran yang diselenggarakan Krista Exhibitions ini menghadirkan berbagai teknologi percetakan, mulai dari digital printing, packaging printing, textile printing, teknologi grafika, finishing, tinta, kertas, hingga software pendukung industri.

Chief Executive Officer Krista Exhibitions Daud D. Salim mengatakan, industri percetakan kini berkembang mengikuti kebutuhan yang semakin luas.
“Industri percetakan saat ini berkembang sangat luas. Tidak hanya berbicara mengenai mesin dan teknologi cetak konvensional, tetapi juga digital printing, printing untuk kemasan, teknologi grafis, label, hingga berbagai solusi yang dibutuhkan oleh industri,” ujar Daud.
Menurut dia, perkembangan tersebut menciptakan kebutuhan sekaligus peluang baru bagi pelaku industri.
ALLPrint Indonesia 2026 akan menghadirkan sekitar 400 peserta, termasuk 20 UMKM, dari lebih dari 10 negara. Negara yang berpartisipasi antara lain Indonesia, China, Hong Kong, Malaysia, Taiwan, Jerman, Jepang, India, Singapura, dan Korea Selatan.
Selama empat hari penyelenggaraan, pameran ini menargetkan sekitar 60.000 pengunjung.
Tak hanya soal mesin cetak, ALLPrint Indonesia 2026 juga memperluas ekosistemnya melalui sejumlah pameran pendukung, yakni Indo Sign & AD, Textile Printing, Print For Pack, Inter Corrugated, dan Pro Label Asia.
Buat pelaku bisnis yang sedang mengembangkan produk, perkembangan teknologi printing memberikan lebih banyak pilihan. Produksi kemasan, label, materi promosi, hingga kebutuhan fashion dapat disesuaikan dengan konsep dan kebutuhan masing-masing usaha.
Selain melihat produk dan teknologi, pengunjung juga dapat menyaksikan demonstrasi mesin serta berdiskusi langsung dengan produsen dan penyedia solusi percetakan.
Rangkaian acara juga dilengkapi forum edukasi. Salah satunya seminar “Ready for 2027 and onward? The New Rules of Digital Textile Printing” yang membahas perkembangan digital textile printing.
Ada pula seminar “The Future of Carton Manufacturing: Smart Machines, Smart Solutions” mengenai otomatisasi dalam industri karton.
Sementara Eduprint Talkshow akan mengangkat pembahasan mengenai sertifikasi halal dan kemasan. Agenda lainnya adalah Musyawarah Nasional XI Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI).
Perubahan industri percetakan ini menunjukkan bahwa kebutuhan printing kini semakin dekat dengan perkembangan bisnis dan gaya hidup. Dari kemasan produk yang ingin tampil lebih menarik hingga kebutuhan fashion dan merchandise yang dibuat lebih personal, teknologi printing ikut mengikuti pola pasar yang serba cepat dan fleksibel.
ALLPrint Indonesia 2026 akan menjadi salah satu ruang untuk melihat langsung bagaimana teknologi tersebut digunakan sekaligus mengikuti arah perkembangan industri percetakan ke depan.
Penulis : SB. Tasya
Editor : SB. Tasya
Sumber Berita: Lipsus


























































