Dulu Pilih, Sekarang Disuruh Pulang Bupati Nagekeo : Tangis Warga Nagekeo di Tengah Tenda Darurat. ketum PDKN Ikut Menyoroti

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Korban Gempa Mbay Nagekeo di ambil dari FB

Nagekeo,Teropongrakyat.co— Dua malam di tenda. Rasa takut belum hilang. Itulah yang kini dirasakan Hasna Jenapo dan warga Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Gempa 7,7 magnitudo yang mengguncang Mbay pada Sabtu, 15 Agustus 2026, meruntuhkan rasa aman. Rumah mereka masih berdiri, tapi tidak ada yang berani masuk.

Keluhan itu tumpah dalam sebuah video yang viral. Dengan suara bergetar, Hasna menyoroti lambatnya bantuan dari pemerintah daerah.

“Bantuan dari Polri dan TNI sudah dua malam Tiba, sedangkan dari Bupati  Pemda Nagekeo, belum ada,” ujarnya, Senin 17/8/2026.

Baca Juga:  Tulis Surat Dari Balik Penjara, Mantan Timses Anies Baswedan Singgung Soal Keadilan dan Kebenaran?

Yang paling melukai warga, kata dia, adalah himbauan untuk kembali ke rumah.
“Bagi kami itu mustahil. Kami masih takut. Gempa bisa datang lagi kapan saja,” tegasnya.

Luapan kecewa itu juga menyeret soal politik. “Katanya uang banyak, masyarakat akhirnya memilih. Sekarang masyarakat belum apa-apa, disuruh pulang. Tidak ada perhatian.”

Kondisi serupa terjadi di Kelurahan Towak dan Desa Aeramo. Stok makanan warga menipis. RSUD Aeramo terpaksa melayani pasien di tenda darurat karena gedungnya rusak.

Di sisi lain, Tim SAR Gabungan mencatat 79 korban telah dievakuasi. Personel Brigif TP 42/KEF juga turun langsung membantu mendirikan tenda-tenda pengungsian.

Baca Juga:  Disertasi Ungkap Ketidakpastian Hukum Pendirian PT Oleh Suami-Istri Tanpa Pemisahan Harta

Gempa adalah bencana. Namun di tengah trauma, warga butuh lebih dari sekadar arahan. Mereka butuh kehadiran dan kepastian bahwa negara hadir.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Bupati Nagekeo menanggapi keluhan yang viral tersebut.

Ketua Umum PDKN, Dr. Rahman Sabon Nama, turut menyoroti. Saat dikonfirmasi via telepon, ia mengatakan:
“Sehari setelah gempa, pemerintah pusat sudah bertindak cepat mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk gempa Flores. Seharusnya pemerintah daerah di tujuh kabupaten/kota penerima bantuan segera tanggap mendistribusikan ke masyarakat terdampak dan mendirikan tenda di titik-titik pengungsian,” tegasnya.(18/8) **

Berita Terkait

Viral di Medsos, Warga Aesesa Mbay Nagekeo Keluhkan Lambannya Bantuan Bupati Pasca Gempa M7,7
Di Tengah Duka Gempa Flores, PDKN Minta Presiden Prabowo Batalkan Proyek Geothermal Mataloko
Obat Keras Daftar G di Tanah Abang, Publik: Jangan Hanya Tangkap Penjual
SEJARAH BARU: 8 Aras Gereja, 620 Titik, 38 Provinsi Satu Suara Doa Mengguncang Nusantara di HUT ke-81 RI
Love Collection: Wujudkan Kreativitasmu dengan Kaos Custom Berkualitas Premium
Ketua Umum PDKN Dr. Rahman Sabon Nama Jalin Silaturahmi dengan Sultan Jailolo, Perkuat Ikatan Kekerabatan Nusantara
LDII Kota Pasuruan Gelar Bazaar Dan Lomba Juang Kemerdekaan
Warisan Leluhur Menjadi Kekuatan Bangsa! DAD DKI Jakarta Kukuhkan Pengurus Baru, Tegaskan Peran Adat Menyatu dengan Pembangunan Negara

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:17 WIB

Dulu Pilih, Sekarang Disuruh Pulang Bupati Nagekeo : Tangis Warga Nagekeo di Tengah Tenda Darurat. ketum PDKN Ikut Menyoroti

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Viral di Medsos, Warga Aesesa Mbay Nagekeo Keluhkan Lambannya Bantuan Bupati Pasca Gempa M7,7

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Di Tengah Duka Gempa Flores, PDKN Minta Presiden Prabowo Batalkan Proyek Geothermal Mataloko

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Obat Keras Daftar G di Tanah Abang, Publik: Jangan Hanya Tangkap Penjual

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:49 WIB

SEJARAH BARU: 8 Aras Gereja, 620 Titik, 38 Provinsi Satu Suara Doa Mengguncang Nusantara di HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

TNI – Polri

Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi 76 Paskibraka 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 09:50 WIB