Warga Kampung Diwuk Keluhkan Belum Terjangkau Listrik, Camat Lamba Leda Utara Siap Dampingi ke PLN

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flores, Magarai Teropongrakyat. Co-  Sejumlah warga Kampung Diwuk, Desa Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, menyampaikan keluhan terkait belum terjangkaunya jaringan listrik di wilayah mereka.

Persoalan tersebut disampaikan secara langsung kepada Camat Lamba Leda Utara, Agus Supratman dalam pertemuan di Kantor Camat Lamba Leda Utara pada Jumat, 7 Agustus 2026

Aspirasi warga disampaikan oleh Ketua Adat Diwuk, Bapak Marselinus Ndatut yang didampingi oleh Petrus Kanisius Darmin. Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan kebutuhan masyarakat terhadap penerangan listrik sekaligus meminta adanya pemerataan pembangunan di wilayah Kecamatan Lamba Leda Utara.

Menurut mereka, Kampung Diwuk hingga saat ini belum menikmati akses listrik seperti sejumlah wilayah lainnya. Kondisi tersebut dinilai menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian pemerintah karena penerangan listrik berkaitan langsung dengan aktivitas sosial, pendidikan, ekonomi, keamanan, dan pelayanan masyarakat.

Baca Juga:  Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, Kades Datar Pemalang Jadi Sorotan

“Yang kami butuhkan adalah penerangan dan pemerataan pembangunan. Kami berharap persoalan listrik di Kampung Diwuk mendapat perhatian pemerintah,” Ujar Petrus Kanisius Darmin (10/08).

Ia mengatakan persoalan tersebut tidak hanya menyangkut Kampung Diwuk. Berdasarkan penyampaian Camat Lamba Leda Utara dalam pertemuan itu, masih terdapat sejumlah kampung lain yang juga belum mendapatkan akses listrik secara optimal.

“Selain Kampung Diwuk ada juga kampung Haju Wangi, Hedok, dan Kawak,” sambungnya.

Baca Juga:  Sidang Isbat Ramadan 1447 H Digelar 17 Februari, Hilal Diprediksi Belum Memenuhi Kriteria

Menanggapi aspirasi tersebut, Ia mengatakan bahwa Camat Lamba Leda Utara Agus Supratman menyatakan kesiapannya untuk mendampingi masyarakat menyampaikan persoalan tersebut kepada pihak PT PLN di Ruteng.

Pertemuan dengan PLN direncanakan dilakukan dalam waktu dekat.
Camat menyampaikan bahwa persoalan sejumlah kampung yang belum mendapatkan akses listrik tersebut akan dibawa sekaligus dalam komunikasi dengan pihak PLN, sehingga kebutuhan masyarakat di beberapa wilayah dapat disampaikan secara bersama-sama.

“Beliau (Pak Camat Lamba Leda Utara) siap damping kami nanti ke PLN di Ruteng dalam waktu dekat,” tegasnya.

Berita Terkait

Aksi Polantas Karib KA Induk PJR BSD Korlantas Polri Kompol Darmawati.SE.MM.MH bersama Personilnya Membagikan Bendera Merah Putih Berserta Tiangnya
Tiga Tahun GMPPP: Dari Dukungan Politik Menuju Gerakan Ekonomi Berbasis Desa
CENKRISINDO Gelar Pelantikan Pengurus Baru Ajak Perjuangkan Kepentingan Umat Untuk Kemajuan Bangsa
Pasar Disebut Sepi, Pedagang Sunter Podomoro Keberatan dengan Biaya Revitalisasi Rp49 Juta per Meter
JPU Bacakan Tuntutan Lahan Bukit Cincin, Kuasa Hukum Terdakwa: Nota Pembelaan Disampaikan 18 Agustus
Ketua DPW PWDPI Kepri: Rekayasa Lahan 112 Hektar Harus Diungkap dan Diproses Sampai Tuntas
Kembalikan Jiwa Panggilan Profesi: PEWARNA Indonesia Gelar Seminar Perkuat Fondasi Insan Pers
Menjelang HUT ke-81 RI, Bona Paputungan Kembali Suarakan Lagu MBG untuk Masa Depan Anak Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:05 WIB

Warga Kampung Diwuk Keluhkan Belum Terjangkau Listrik, Camat Lamba Leda Utara Siap Dampingi ke PLN

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Aksi Polantas Karib KA Induk PJR BSD Korlantas Polri Kompol Darmawati.SE.MM.MH bersama Personilnya Membagikan Bendera Merah Putih Berserta Tiangnya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Tiga Tahun GMPPP: Dari Dukungan Politik Menuju Gerakan Ekonomi Berbasis Desa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:32 WIB

CENKRISINDO Gelar Pelantikan Pengurus Baru Ajak Perjuangkan Kepentingan Umat Untuk Kemajuan Bangsa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Pasar Disebut Sepi, Pedagang Sunter Podomoro Keberatan dengan Biaya Revitalisasi Rp49 Juta per Meter

Berita Terbaru