Kunjungan Kepala Kemenag Kota Pasuruan Ke DPD LDII : Perkuat Sinergi Wujudkan Kerukunan dan Persatuan Bangsa

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, teropongrakyat.co – Suasana penuh hangat dan kekeluargaan mewarnai kunjungan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan, Prof. Rasyidi, ke Kantor DPD LDII Kota Pasuruan.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahim sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun kehidupan beragama yang damai, harmonis, dan penuh toleransi.
(Kamis, 16/07/26)

Dalam sambutannya, Prof. Rasyidi menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata LDII yang selama ini telah hadir di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, LDII merupakan salah satu aset bangsa yang memiliki peran strategis dalam pembinaan umat, pendidikan karakter generasi muda, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi penting bagi persatuan Indonesia.

Baca Juga:  Pebulutangkis China Zhang Zhi Jie Meninggal Saat Laga Berlangsung

“Peran organisasi kemasyarakatan seperti LDII sangat dibutuhkan dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan Indonesia yang damai dan maju,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Rasyidi juga mengingatkan pentingnya menjaga Tri Kerukunan Umat Beragama, yaitu kerukunan intern umat beragama, kerukunan antarumat beragama, dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah. Ketiga pilar tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang saling menghormati, rukun, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kebangsaan secara bersama.

Sementara itu, jajaran DPD LDII Kota Pasuruan menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian dan dukungan Kementerian Agama terhadap upaya pembinaan umat.

Baca Juga:  SPBU Mini Jual BBM Pertalite Palsu, Siapa Bertanggung Jawab?

Menurut H. Moch. Ali, SE Ketua DPD LDII Kota Pasuruan bahwa
Silaturahim ini diharapkan semakin memperkuat komunikasi, kerja sama, dan kolaborasi dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Melalui pertemuan ini, diharapkan hubungan yang telah terjalin baik antara Kementerian Agama Kota Pasuruan dan DPD LDII Kota Pasuruan dapat terus ditingkatkan. Semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong menjadi modal utama dalam mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis, memperkokoh persatuan bangsa, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang damai, sejahtera, dan bermartabat,” lanjut Moch. Ali pada awak media.

(Yudis)

Berita Terkait

Iming-iming Cuan Besar, BRI Malang Sutoyo Minta Masyarakat Tak Gegabah Berinvestasi
Gusti Moeng dan Rahman Sabon Nama Gagas Kembali ke UUD 1945 Asli, Usulkan Dekrit Presiden
KUHP 2025 Perkuat Sanksi Ganggu Ibadah, Penghinaan Agama, dan Kerusakan Rumah Ibadah
PETIR dari Sudirman Serukan Stop Rasisme, Galang Donasi untuk Flores
Bapak PRESIDEN RI: 29 Tahun Mafia Sawit Kuasai Hutan Rakyat, Modusnya Terbongkar dari Selembar Surat Tahun 1997!
Bupati Nagekeo Tuai Kritik, Laporkan MBG ke Presiden di Tengah Duka Gempa
Walikota Hendra Hidayat Resmi Menegaskan: Kampung Tugu Adalah Warisan Bersama Seluruh Warga Jakarta 
HUT 279 Tahun Gereja Tugu: Pawai 6 Marga Menyatu, Bukti Persatuan Abadi Warisan Leluhur Portugis-Tugu

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Iming-iming Cuan Besar, BRI Malang Sutoyo Minta Masyarakat Tak Gegabah Berinvestasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Gusti Moeng dan Rahman Sabon Nama Gagas Kembali ke UUD 1945 Asli, Usulkan Dekrit Presiden

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:33 WIB

KUHP 2025 Perkuat Sanksi Ganggu Ibadah, Penghinaan Agama, dan Kerusakan Rumah Ibadah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:28 WIB

PETIR dari Sudirman Serukan Stop Rasisme, Galang Donasi untuk Flores

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Bapak PRESIDEN RI: 29 Tahun Mafia Sawit Kuasai Hutan Rakyat, Modusnya Terbongkar dari Selembar Surat Tahun 1997!

Berita Terbaru