Tokoh Adat Kampung Kelupang Desak Pemerintah Prioritaskan Air Bersih dan Perbaikan Jalan

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flores .Teropongrakyat.co – Nasional — Masyarakat Kampung Kelupang, Desa Kajong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), berharap pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Manggarai memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan dasar warga, khususnya akses air bersih dan perbaikan jalan menuju kampung tersebut.
Harapan tersebut disampaikan tokoh masyarakat sekaligus tokoh adat Kampung Kelupang, Masianus Min, yang menilai persoalan air bersih dan kondisi jalan yang rusak telah berlangsung cukup lama dan hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat.
Menurut Masianus, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan kualitas hidup warga. Namun, hingga saat ini sebagian masyarakat masih menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber air minum yang layak dan memadai.
“Air bersih adalah kebutuhan pokok masyarakat. Kami berharap pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Manggarai dapat melihat persoalan ini sebagai prioritas pembangunan. Warga Kelupang membutuhkan solusi agar kebutuhan air minum bersih dapat terpenuhi,” ujar Masianus Min melalui pesan WhatsApp, Senin (9/6/2026).
Selain persoalan air bersih, Masianus juga menyoroti kondisi jalan menuju Kampung Kelupang yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Menurutnya, akses jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat karena menjadi jalur utama mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.
Ia menjelaskan, sebagian besar masyarakat Kelupang menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian. Karena itu, kondisi jalan yang kurang memadai kerap menjadi kendala dalam mengangkut hasil produksi menuju pasar maupun pusat-pusat ekonomi lainnya.
“Jalan ini bukan sekadar sarana transportasi, tetapi merupakan urat nadi ekonomi masyarakat. Ketika kondisi jalan rusak, aktivitas ekonomi warga ikut terhambat. Biaya transportasi menjadi lebih mahal dan akses masyarakat terhadap berbagai layanan juga menjadi lebih sulit,” tegasnya.
Masianus berharap Pemerintah Desa Kajong dapat mengusulkan kebutuhan tersebut melalui mekanisme perencanaan pembangunan desa. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Manggarai diharapkan memasukkan perbaikan infrastruktur jalan dan penyediaan air bersih sebagai bagian dari program pembangunan daerah yang berpihak kepada masyarakat pedesaan.
Menurutnya, pembangunan yang berkeadilan harus menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar. Oleh karena itu, perhatian pemerintah terhadap Kampung Kelupang dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
“Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Yang kami harapkan adalah pemenuhan hak-hak dasar masyarakat berupa air bersih dan akses jalan yang layak. Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke kampung-kampung,” katanya.
Masyarakat Kelupang berharap aspirasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui langkah konkret dan terukur. Pasalnya, ketersediaan air bersih dan infrastruktur jalan yang memadai tidak hanya berkaitan dengan pelayanan publik, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesehatan, serta memperbaiki kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan.
Dengan berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah, warga berharap Kampung Kelupang tidak luput dari perhatian sehingga kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dan pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok Kabupaten Manggarai.**

Baca Juga:  Mudik Bersama Pelindo Group 2026: Perjalanan Gratis dengan Rute Luas dan Fasilitas Lengkap

Berita Terkait

SPPG Diperkuat, Manfaat MBG Meluas ke UMKM, Pedagang, Petani hingga Pekerja Lokal
GUT Dorong Peran Industri Nasional dalam Transisi Energi dan Penguatan SDM Global
Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Dorong Koperasi Multi Pihak Jadi Motor Ekonomi Kreatif
TASPEN Salurkan Bantuan Rp155 Juta untuk Korban Gempa NTT
Petani Munjul Bersyukur, Program Optimasi Lahan 2026 Jadi Napas Baru bagi Pertanian dan Keluarga
Kinerja Kabinet Dinilai Positif, 63,7% Publik Mengaku Puas
Survei PSI : 21 Bulan Pemerintahan Prabowo-Gibran, Tingkat Kepuasan Publik Tembus 80,4 Persen
Puji Komitmen Asta Cita Presiden Prabowo, Ekonom Konstitusi Sebut BUMN Harus Lepas dari Jebakan Orientasi Laba

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

SPPG Diperkuat, Manfaat MBG Meluas ke UMKM, Pedagang, Petani hingga Pekerja Lokal

Rabu, 2 September 2026 - 16:34 WIB

GUT Dorong Peran Industri Nasional dalam Transisi Energi dan Penguatan SDM Global

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Dorong Koperasi Multi Pihak Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:43 WIB

TASPEN Salurkan Bantuan Rp155 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Petani Munjul Bersyukur, Program Optimasi Lahan 2026 Jadi Napas Baru bagi Pertanian dan Keluarga

Berita Terbaru