Bupati Malang Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid dan Ponpes An Nur 3 Al Qusyairi di Bululawang

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat.co – Upaya memperkuat pendidikan agama dan kemandirian ekonomi umat kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Malang. Senin pagi (24/11), Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., hadir langsung dalam prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid An Nur Al Qusyairi dan Pondok Pesantren An Nur 3 Al Qusyairi yang berlokasi di area Warung Pak Untung, Desa Sempalwadak, Kecamatan Bululawang.

Turut mendampingi, KH. Fahim Royani atau Gus Fahim Ploso, pengasuh Ponpes Al Falah Ploso Kediri, yang juga putra dari KH. Fuad Mun’im Dzajuli. Keduanya melakukan prosesi awal pembangunan sebagai simbol dimulainya pengembangan pusat ibadah dan pendidikan Islam tersebut.

Bupati Malang Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid dan Ponpes An Nur 3 Al Qusyairi di Bululawang - Teropong Rakyat

Dalam kesempatan itu, Bupati Sanusi menyampaikan apresiasi kepada H. Untung, pemilik Warung Pak Untung, yang memiliki tekad besar membangun masjid dan lembaga pendidikan pesantren di wilayahnya.

Baca Juga:  Habib Rizieq: Asah Golok Kita Hadapi Pasukan Berani Mati Jokowi?

“Alhamdulillah pada pagi hari ini kita mengikuti proses pembangunan Masjid An Nur Qusyairi dan Ponpes An Nur 3 Al Qusyairi. Semoga diberikan kemudahan dan kelancaran dalam seluruh proses pembangunan serta mendapat ridho Allah SWT,” ujar Abah Sanusi dalam sambutannya.

Acara yang juga dihadiri Ketua PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Malang dan Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Malang ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat.

Pesantren Entrepreneur, Cetak SDM Unggul

Bupati Sanusi menilai kehadiran pesantren ini akan turut mendukung visi pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Kabupaten Malang. Menariknya, pesantren ini nantinya tidak hanya fokus pada pendidikan agama, namun juga menyiapkan santri dengan kemampuan entrepreneur di bidang teknik permesinan.

Baca Juga:  PEMERINTAH DESA JAGA BITA JALANKAN PROGRAM KETAHANAN PANGAN MELALUI PETERNAKAN DAN PERTANIAN

“Kelak, para santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga bisa memproduksi alat-alat perindustrian seperti mesin packing. Ini penting untuk meningkatkan kualitas SDM dan melahirkan generasi unggul di Kabupaten Malang,” tegasnya.

Tak lupa, pihak panitia juga mendapat dorongan dari Bupati agar segera mengurus proses perizinan pendirian masjid yang sepenuhnya gratis tanpa beban biaya.

Dengan adanya pembangunan masjid dan pondok pesantren ini, masyarakat berharap tumbuhnya pusat dakwah dan pendidikan modern yang mampu menguatkan iman serta kemandirian ekonomi umat di wilayah Bululawang dan sekitarnya.

Berita Terkait

Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi
Owrite Goes to Campus di UI, Sayid Iskandarsyah Soroti Potensi Talenta Muda di Era Digital
Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang
Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang
Kebakaran Gunung Kawi Capai 1.534 Hektare, Tim Gabungan Terus Pantau dan Lakukan Pendinginan
Perubahan APBD Batu Tembus Rp1 Triliun, Nurochman Minta Program Tak Sekadar Ubah Angka
Kebakaran Gunung Kawi Meluas, 1.459 Hektare Area Terbakar
Wali Kota Nurochman Ajak KTNA Perkuat Regenerasi Petani Muda lewat Inovasi dan Gagasan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi

Senin, 21 September 2026 - 23:00 WIB

Owrite Goes to Campus di UI, Sayid Iskandarsyah Soroti Potensi Talenta Muda di Era Digital

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang

Senin, 21 September 2026 - 14:31 WIB

Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang

Minggu, 20 September 2026 - 21:27 WIB

Kebakaran Gunung Kawi Capai 1.534 Hektare, Tim Gabungan Terus Pantau dan Lakukan Pendinginan

Berita Terbaru