Sparatis Opm Maybrat Kembali Ke Pangkuan NKRI

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 03:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maybrat, – Teropongrakyat.co || Upaya TNI dalam menciptakan Papua yang damai semakin dirasakan oleh rakyat setempat. Hal tersebut menyadarkan kembali salah satu anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) sehingga memutuskan untuk kembali setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Senin (14/4/2025).

“Kembalinya Anggota OPM yang berinisial YSA, sebelumnya tergabung dalam kelompok bersenjata pimpinan Zet Fattem dan memutuskan melarikan diri dari kelompoknya karena tekanan internal, kondisi hidup yang semakin sulit di hutan dan visi misi OPM sudah tidak sesuai dengan hati nuraninya sehingga saat ini telah terjadi perpecahan dalam kelompok, “kata Komandan Satgas Yonif 501/BY, Letkol Inf Yakhya Wisnu A. S.Sos., M.Han kepada Teropongrakyat.co, melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu pagi (16/04).

Baca Juga:  Wadan Sesko TNI dan Pasis Tinjau Pos Aji Kuning Satgas Yonarmed 11 Kostrad

Kehadiran Satgas Yonif 501/BY, tentu juga turut mendorong YSA untuk mengambil keputusan besar, meninggalkan kelompoknya dan kembali ke pelukan Ibu Pertiwi. Selanjutnya YSA secara resmi mengikuti prosesi pemutihan yang juga dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk aparat pemerintah daerah, tokoh adat, dan tokoh masyarakat, sebagai simbol penerimaan dan dukungan terhadap proses reintegrasi mantan anggota separatis ke dalam kehidupan masyarakat sipil.

Sparatis Opm Maybrat Kembali Ke Pangkuan NKRI - Teropong Rakyat

Diketahui Keberhasilan ini merupakan hasil nyata dari kombinasi strategi militer dan pendekatan humanis yang diterapkan oleh Satgas Yonif 501/BY sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin meningkat.

Baca Juga:  Aksi Cepat Tanggap Camat Karya Sukmajaya Tindak Lanjuti Laporan Warga Dapatkan Apresiasi dan Kontroversi

Komandan Satgas Yonif 501/BY, Letkol Inf Yakhya Wisnu A. S.Sos., M.Han., menegaskan bahwa pendekatan persuasif adalah kunci keberhasilan ini. “Kami tidak melihat masa lalu, kami melihat harapan ke depan. NKRI terbuka untuk siapa pun anak bangsa yang ingin kembali,” ujar Dansatgas dengan tegas.

“Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi anggota kelompok separatis lainnya untuk mengikuti jejak YSA, mengakhiri konflik dan turut serta membangun Papua yang damai dan sejahteraan, “pungkasnya.

Penulis : Lie

Editor : Romli S.IP

Sumber Berita: http//kostrad.mil.id

Berita Terkait

Investigasi Dugaan Pertalite Tak Sesuai Peruntukan di SPBN Cikahuripan Berujung Intimidasi
Pengamanan Laga Indonesia Vs Bangladesh, Kapolsek Kemayoran Pimpin 116 Personel di Plaza Tenggara GBK
Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya
Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila
Wapang TNI Dampingi Menhan RI Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF
Satgas Damai Cartenz Amankan Tiga Orang Terkait Peredaran Amunisi Ilegal di Timika
Hari Kesaktian Pancasila, TNI Rawat Semangat Kebangsaan
Lahirkan Penjaga Langit Nusantara: 15 Putra-Putri Terbaik Bangsa Lulus Seleksi Penerbang TNI

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Investigasi Dugaan Pertalite Tak Sesuai Peruntukan di SPBN Cikahuripan Berujung Intimidasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Pengamanan Laga Indonesia Vs Bangladesh, Kapolsek Kemayoran Pimpin 116 Personel di Plaza Tenggara GBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Satgas Damai Cartenz Amankan Tiga Orang Terkait Peredaran Amunisi Ilegal di Timika

Berita Terbaru