Jakarta, 19 Januari 2026 | teropongrakyat.co – Pasar kripto kembali menjadi sorotan seiring meningkatnya perhatian investor terhadap BlockDAG (BDAG), Solana (SOL), dan Mantle (MNT). Dari ketiganya, hanya BlockDAG yang saat ini menawarkan peluang masuk terbatas waktu yang diperkirakan akan berakhir dalam hitungan hari.
Sementara Solana mampu bertahan stabil di kisaran US$135 dan Mantle mencatatkan kenaikan moderat, BlockDAG justru mencuri perhatian lewat harga presale tetap US$0,001, yang memicu fenomena fear of missing out (FOMO) di kalangan pelaku pasar.
Dengan harga peluncuran yang telah dikunci di US$0,05 dan dana yang berhasil dihimpun mencapai US$442 juta, BlockDAG kini disebut sebagai salah satu proyek kripto paling menonjol saat ini.
Solana Bertahan Kuat di US$135, Berpeluang Menuju US$150?
Solana kembali menunjukkan ketahanan setelah berhasil mempertahankan level US$135 sebagai area support penting. Kondisi ini memberi sinyal positif bagi para trader, karena menunjukkan minat beli muncul lebih awal dibandingkan fase koreksi sebelumnya.
Meski belum dapat dikonfirmasi sebagai pembalikan tren penuh, stabilitas ini membuka peluang pergerakan menuju area US$150, yang selama beberapa pekan terakhir sulit ditembus. Jika sentimen pasar membaik dan volume perdagangan meningkat, Solana berpotensi menjadi salah satu aset yang merespons lebih cepat.
Stabilitas harga ini juga memperkuat narasi prediksi harga Solana 2026, yang semakin menarik bagi investor jangka menengah hingga panjang.
Mantle Naik 0,9% Pekan Ini, Kekuatan Senyap atau Sinyal Awal?
Berbeda dengan Solana, Mantle bergerak relatif tenang namun konsisten. Kenaikan 0,9% dalam sepekan memang terbilang kecil, tetapi di tengah volatilitas pasar kripto, pergerakan lambat dan stabil justru sering dianggap sebagai sinyal akumulasi.
Kondisi ini menunjukkan tekanan jual yang mulai mereda dan adanya pembelian bertahap pada level harga saat ini. Jika penggunaan jaringan Mantle terus meningkat, fondasi ini berpotensi mendorong kenaikan harga lebih signifikan ke depannya.
Presale BlockDAG US$0,001 Segera Berakhir, Ini Alasan Investor Berbondong-bondong Masuk
BlockDAG saat ini menjadi pusat perhatian karena menawarkan skema yang jarang ditemui di pasar kripto, yakni harga presale tetap US$0,001 dengan harga peluncuran resmi US$0,05. Artinya, terdapat potensi selisih harga hingga 50 kali lipat, tanpa bergantung pada kondisi pasar saat ini.
Peluang hanya tersisa 10 hari.
BlockDAG bukan sekadar proyek tahap awal. Jaringan testnet sudah aktif, mendukung smart contract berbasis EVM, dan mampu memproses hingga 1.400 transaksi per detik (TPS). Selain itu, lebih dari 3,5 juta pengguna telah menambang BDAG melalui aplikasi mobile X1, serta lebih dari 20.000 unit alat mining telah terjual.
Fakta-fakta ini menunjukkan adanya adopsi nyata bahkan sebelum token resmi diperdagangkan di bursa kripto.
Kesimpulan
Solana menunjukkan fondasi kuat di level US$135 dan berpeluang menuju US$150 jika momentum berlanjut. Mantle tampil stabil dengan pergerakan perlahan yang mencerminkan kekuatan fundamental jangka panjang.
Namun, BlockDAG menawarkan proposisi yang berbeda. Dengan infrastruktur yang telah berjalan, jutaan pengguna, kompatibilitas EVM, serta harga peluncuran yang telah ditetapkan, BlockDAG menghadirkan peluang masuk terbatas waktu yang jarang terjadi di pasar kripto.
Dengan sisa waktu presale hanya 10 hari, banyak analis menilai ini sebagai kesempatan terakhir sebelum harga sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar.
Penulis : Rq


























































