Ribuan Buruh Demo di DPR, Tuntut Kenaikan Gaji 8,5–10,5% pada 2026

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co –  28 Agustus 2025 — Ribuan buruh dari berbagai wilayah turun ke jalan dan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Aksi ini menjadi puncak penolakan terhadap ketimpangan kebijakan pengupahan yang dinilai semakin merugikan pekerja.

Salah satu tuntutan utama massa aksi adalah mendesak pemerintah menetapkan kenaikan gaji buruh sebesar 8,5% hingga 10,5% pada tahun 2026. Tuntutan ini mencuat setelah polemik kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR yang dinilai jauh lebih tinggi.

Baca Juga:  Jalan Santai ke Puncak Dolok Tolong Sambut HUT ke-26 Kabupaten Toba

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menilai kenaikan fasilitas dan tunjangan bagi wakil rakyat sangat tidak adil bila dibandingkan dengan kondisi buruh. “Kenaikan gaji DPR 35 kali lipat lebih besar dari kenaikan upah buruh. Tunjangan perumahan anggota DPR saja mencapai Rp 50 juta per bulan. Bila dikalikan 12 bulan, setiap anggota DPR bisa mengantongi hingga Rp 600 juta,” ujarnya dalam orasi di depan Gedung DPR.

Baca Juga:  BRI Dengan Kementrian Imigrasi Dan Kemasyarakatan Bekerjasama Menumbuhkan Market Ekosistem

Iqbal menegaskan, buruh tidak menolak kenaikan gaji DPR, namun meminta agar keadilan juga diterapkan bagi pekerja yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. “Kalau DPR bisa dinaikkan ratusan juta, kenapa buruh hanya diberi kenaikan seadanya?” tegasnya.

Aksi ini diwarnai dengan berbagai spanduk dan poster bernada protes, seperti “Upah Layak Hak Buruh” dan “Hentikan Ketidakadilan Pengupahan”. Hingga berita ini diturunkan, demonstrasi masih berlangsung dengan penjagaan ketat aparat kepolisian di sekitar kompleks DPR/MPR RI.


Reporter : Rocky

Berita Terkait

Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri
Diduga Belum Kantongi NPPBKC, GB Star Resto & Cafe Jual Cocktail dan Bir
Warga Jakut Masih Tercatat Desil 5-6, Dewan Kota Jakarta Utara dan Tokoh Masyarakat Dorong Perbaikan Data Bansos
ABK Tongkang Jatuh ke Laut Marunda Ditemukan Tewas Setelah Tiga Hari Pencarian
Dugaan Temuan Solar dalam Jumlah Banyak di Telukjambe Timur, APH Diminta Segera Lakukan Pemeriksaan
Perjuangan Yasmin Melawan Autoimun Langka, Kepedulian Warga dan Pemkot Jakarta Utara Mulai Ringankan Beban Pengobatan
Bekas Galian PAM di Jalan Malaka 3 Rorotan Disorot, Jalan Beton Ditambal Seadanya, BPK Diminta Audit
Dugaan Penimbunan Solar di Puloampel Dipertanyakan, Oknum Polisi Disebut Jembatani Komunikasi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIB

Diduga Belum Kantongi NPPBKC, GB Star Resto & Cafe Jual Cocktail dan Bir

Selasa, 8 September 2026 - 19:30 WIB

Warga Jakut Masih Tercatat Desil 5-6, Dewan Kota Jakarta Utara dan Tokoh Masyarakat Dorong Perbaikan Data Bansos

Selasa, 8 September 2026 - 18:39 WIB

ABK Tongkang Jatuh ke Laut Marunda Ditemukan Tewas Setelah Tiga Hari Pencarian

Selasa, 8 September 2026 - 15:26 WIB

Dugaan Temuan Solar dalam Jumlah Banyak di Telukjambe Timur, APH Diminta Segera Lakukan Pemeriksaan

Senin, 7 September 2026 - 19:30 WIB

Perjuangan Yasmin Melawan Autoimun Langka, Kepedulian Warga dan Pemkot Jakarta Utara Mulai Ringankan Beban Pengobatan

Berita Terbaru

TNI – Polri

Mahasiswa UB Terjatuh dari Lantai 6 Gedung FBiPK

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:34 WIB

Pemerintahan

Ditinggal ke Toko, Rumah Warga Genengan Pakisaji Terbakar

Kamis, 10 Sep 2026 - 11:35 WIB