Polri Siapkan 4.716 Personil, Amankan Obyek Vital di Wilayah Jakarta Pusat

- Jurnalis

Senin, 26 Agustus 2024 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Teropongrakyat.co – Sebanyak 4.716 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan beberapa obyek vital di wilayah Jakarta Pusat hari ini.

“Dalam rangka pengamanan beberapa obyek vital kami melibatkan sejumlah 4.716 personel gabungan,” tutur Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Senin (26/8/2024).

Adapun personel gabungan yang dikerahkan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait.

Terkait pengalihan arus lalu lintas di obyek vital Susatyo mengungkapkan hal itu bersifat situasional. Artinya, rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan melihat perkembangan dinamika di lapangan.

“Bila nanti di sekitar obyek vital ada massa cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka akan kami lakukan rekayasa lalu lintas,” ujarnya.

Baca Juga:  Mobil Rental Digelapkan, Diduga Dijual dengan Dokumen Palsu, Polres Bandung Dipertanyakan: Kasus Mangkrak Sejak 2023

Kepada masyarakat pengguna jalan untuk menghindari kawasan obyek vital yang menjadi tempat pendemo, dan mencari jalan alternatif lainnya guna menghindari kepadatan lalulintas.

Susatyo menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan untuk selalu bertindak persuasif, tidak terprovokasi, mengutamakan negosiasi dan pelayanan secara humanis.

Diharapkan kepada seluruh aksi unjuk rasa agar tetap berpedoman pada regulasi sesuai aturan hukum yang ada.

Selain itu, Susatyo mengimbau kepada para koordinator lapangan (korlap) dan peserta aksi untuk melakukan aksi dengan santun, tidak memprovokasi massa, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum serta menjaga keamanan dan ketertiban. Hormati dan hargai pengguna jalan lainnya yang akan melintas, sehingga kegiatan aksi dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif sesuai dengan harapan kita semuanya.

Baca Juga:  124 Calon Guru Penggerak di Jakarta Utara mengikuti kegiatan lokakarya 7

Bagi masyarakat yang ikut unjuk rasa agar berhati-hati, jaga barang bawaannya seperti HP dan perhiasan jangan sampai pindah tangan.

“Personel yang terlibat pengamanan tidak ada yang membawa senjata api dan tetap menghargai massa aksi yang akan menyampaikan pendapatnya.” Tutup Susatyo.

Selesai melaksanakan apel pengamanan, Danton dan Danki mengadakan pengecekan dan pemeriksaan untuk memastikan anggota yang terlibat pengamanan tidak membawa senjata api.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Jody

Polri Siapkan 4.716 Personil, Amankan Obyek Vital di Wilayah Jakarta Pusat - Teropong Rakyat

Berita Terkait

Ricuh Saat Penyampaian Aspirasi Pedagang Pasar Permai, Pengelola Pasar Diduga Tunjukkan Sikap Arogan
Kapolres Tapin Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, Kuasa Hukum Kodirin Soroti Pernyataan soal SNI
Pedagang Pasar Permai Resah Diminta Kosongkan Lapak, Wacana Pembangunan Sekolah Dipertanyakan
Dugaan Penyiksaan Saat Pemeriksaan, Khodirin Laporkan Eks Kasat Reskrim Polres Tapin
GM Holding SCY Group: Masyarakat Aceh Barat Jangan Terprovokasi, Biarkan Hukum yang Bekerja
Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Kuasa Hukum Siap Tunjukkan Sertifikat SNI Produk Selang LPG dalam Perkara di Tapin
Kebakaran hebat melanda SPBU Cilendek Cemplang Bogor

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ricuh Saat Penyampaian Aspirasi Pedagang Pasar Permai, Pengelola Pasar Diduga Tunjukkan Sikap Arogan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Kapolres Tapin Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, Kuasa Hukum Kodirin Soroti Pernyataan soal SNI

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Pedagang Pasar Permai Resah Diminta Kosongkan Lapak, Wacana Pembangunan Sekolah Dipertanyakan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Dugaan Penyiksaan Saat Pemeriksaan, Khodirin Laporkan Eks Kasat Reskrim Polres Tapin

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:58 WIB

GM Holding SCY Group: Masyarakat Aceh Barat Jangan Terprovokasi, Biarkan Hukum yang Bekerja

Berita Terbaru