Polres Malang Berhasil Identifikasi Mayat Pria Mengapung di Sungai Molek Kromengan

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co Misteri penemuan mayat pria tanpa identitas yang mengapung di Sungai Molek, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, akhirnya terungkap. Tim Inafis Satreskrim Polres Malang berhasil mengidentifikasi jenazah melalui pemeriksaan sidik jari.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, korban diketahui bernama Muftachul Huda (25), warga Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

“Dari hasil identifikasi sidik jari oleh Tim Inafis, jenazah berhasil kami identifikasi atas nama Muftachul Huda, usia 25 tahun, warga Kota Malang,” kata Bambang, Kamis (1/1/2026).

Jenazah pertama kali ditemukan warga pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Saksi melihat tubuh manusia mengapung dalam posisi telungkup, tersangkut kayu di aliran Sungai Molek.

Baca Juga:  Upacara Kenaikan Pangkat Polres Batu, Kapolres Ingatkan Tanggung Jawab dan Pentingnya Kaderisasi

“Awalnya saksi melihat punggung manusia mengapung di sungai saat hendak masuk rumah. Saksi kemudian melapor ke warga dan perangkat desa, lalu diteruskan ke Polsek Kromengan,” jelas Bambang.

Petugas gabungan dari Polsek Kromengan, Tim Inafis Satreskrim Polres Malang, dan Pamapta Polres Malang segera mendatangi lokasi. Jenazah dievakuasi sekitar pukul 18.34 WIB dan dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Bambang menjelaskan, hasil pemeriksaan luar secara visual tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi kekerasan. Luka pada bagian wajah diduga akibat aktivitas hewan air, serta ditemukan tanda-tanda meninggal karena tenggelam,” ungkapnya.

Berdasarkan kondisi jenazah, korban diperkirakan telah meninggal dunia antara satu hingga dua hari sebelum ditemukan.

Baca Juga:  Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Penyeberangan Sumatera-Jawa

Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja lengan panjang motif kotak warna gelap, celana jeans biru cerah, serta memakai gelang rantai di tangan kiri dan cincin di jari tengah tangan kanan. Rambut korban diketahui disemir warna kuning.

“Setelah identitas diketahui, kami langsung menghubungi pihak keluarga dan saat ini kasus masih kami tangani untuk memastikan kronologi lengkap sebelum korban ditemukan,” tambah Bambang.

AKP Bambang menyebut, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut dengan mengumpulkan keterangan saksi serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

“Penanganan tetap kami lakukan secara profesional untuk memastikan penyebab kematian, sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga korban,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolsek Bantur Sosialisasikan OPS Ketupat Semeru 2026, Pengelola Pantai Diminta Tingkatkan Keamanan Wisata
Mudik Lebaran 2026, Polres Malang Buka Layanan Titip Kendaraan Gratis
Ramadan 2026, Polisi Tingkatkan Patroli Menyeluruh di Kabupaten Malang
Bersama dalam Kebaikan, Karyawan Putra Mas Sejahtera Bagikan 200 Paket Takjil untuk Pengguna Jalan
Fatayat NU Bantur dan PT ACA Santuni 316 Anak Yatim dalam Pekan Islami ke-XIX
Relawan Kresna 384 Bagikan 250 Takjil di Kebonagung, Rutin Digelar Selama 10 Tahun
Sarasehan SPPG Gedogkulon Bersama PIC dan Kader : Sinkronisasi Informasi, Edukasi, dan Penyampaian Aspirasi
Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13 Segera Dilengkapi Nama dan Foto 135 Korban

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:07 WIB

Mudik Lebaran 2026, Polres Malang Buka Layanan Titip Kendaraan Gratis

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:03 WIB

Ramadan 2026, Polisi Tingkatkan Patroli Menyeluruh di Kabupaten Malang

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:21 WIB

Bersama dalam Kebaikan, Karyawan Putra Mas Sejahtera Bagikan 200 Paket Takjil untuk Pengguna Jalan

Senin, 2 Maret 2026 - 16:31 WIB

Fatayat NU Bantur dan PT ACA Santuni 316 Anak Yatim dalam Pekan Islami ke-XIX

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:44 WIB

Relawan Kresna 384 Bagikan 250 Takjil di Kebonagung, Rutin Digelar Selama 10 Tahun

Berita Terbaru