Poktan dan Gapoktan Bantur Evaluasi Program 2025, Siapkan Strategi Pertanian 2026

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat.co – Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, menggelar pertemuan koordinasi dan evaluasi program di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Bantur, Desa Rejosari, Rabu (7/1/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi momentum penting bagi para pelaku pertanian untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program tahun 2025 sekaligus menyusun rencana kerja pertanian tahun 2026. Selain itu, pertemuan juga diisi dengan sosialisasi E-Alokasi pupuk subsidi tahun 2026 serta tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas capaian yang telah diraih.

Poktan dan Gapoktan Bantur Evaluasi Program 2025, Siapkan Strategi Pertanian 2026 - Teropong Rakyat

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Bantur, Sukarji, Batituud Ramil 0818-12/Bantur, Tomy Umbarsono beserta anggota, Kanit Binmas Polsek Bantur Aipda Ali Pujianoko beserta anggota, Kepala BPP Kecamatan Bantur Sutrisno beserta jajaran, serta para ketua Poktan dan Gapoktan se-Kecamatan Bantur.

Baca Juga:  Pengamanan Ketat Polres Pelabuhan Priok Sambut Kunjungan Kerja Wapres RI

Dalam sambutannya, Kasi Ekbang Kecamatan Bantur menekankan pentingnya sinergi antara petani, pemerintah, dan aparat kewilayahan guna meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Ia juga mengapresiasi peran aktif Poktan dan Gapoktan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Batituud Ramil 0818-12/Bantur dan Kanit Binmas Polsek Bantur menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan pertanian di wilayah Bantur, termasuk pendampingan dan pengamanan program strategis pemerintah di sektor pertanian.

Baca Juga:  Respons Cepat Dit Polairud Polda Jatim Selamatkan Dua Anak Terjebak Lumpur di Wisata Kenjeran

Kepala BPP Kecamatan Bantur, Sutrisno, dalam paparannya menyampaikan hasil evaluasi program pertanian tahun 2025 serta menjelaskan mekanisme dan tata cara E-Alokasi pupuk subsidi tahun 2026, agar penyaluran pupuk dapat tepat sasaran, transparan, dan sesuai kebutuhan petani.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh suasana kebersamaan, kemudian ditutup dengan tasyakuran sebagai wujud rasa syukur dan harapan agar program pertanian tahun 2026 dapat berjalan lebih baik dan sukses.

Berita Terkait

Syukuran Peresmian Gedung KDKMP Desa Karanganyar, Warga Perkuat Gotong Royong dan Ekonomi Desa
14.360 Butir Obat Berbahaya Disita, Polres Jakut Amankan 14 Tersangka
Satreskrim Polres Ternate Ringkus Residivis, Jejak Kejahatan Terbongkar
Peredaran Obat Daftar G di Pondok Cabe Resahkan Warga, Pengawasan APH Dipertanyakan
Kodim 0818 Klarifikasi Isu Pembangunan KDKMP Desa Rejoyoso 
Peringati HUT ke-80 Persit KCK, Persit Kodim 0818 dan Zipur 5 Gelar Ziarah di TMP Prayudha Nirwana
Koramil Bumiaji Bergerak Cepat Tangani Luapan Sungai Krecek, Akses Jalan Antar Dusun di Punten Kembali Terbuka
Gunakan Modus Kenalan di MiChat, Sindikat Pengedar Uang Palsu di Batu Diringkus Polisi

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 17:09 WIB

14.360 Butir Obat Berbahaya Disita, Polres Jakut Amankan 14 Tersangka

Kamis, 9 April 2026 - 10:57 WIB

Satreskrim Polres Ternate Ringkus Residivis, Jejak Kejahatan Terbongkar

Rabu, 8 April 2026 - 16:24 WIB

Peredaran Obat Daftar G di Pondok Cabe Resahkan Warga, Pengawasan APH Dipertanyakan

Selasa, 7 April 2026 - 14:59 WIB

Kodim 0818 Klarifikasi Isu Pembangunan KDKMP Desa Rejoyoso 

Rabu, 1 April 2026 - 11:50 WIB

Peringati HUT ke-80 Persit KCK, Persit Kodim 0818 dan Zipur 5 Gelar Ziarah di TMP Prayudha Nirwana

Berita Terbaru

POTRET - skandal pengelolaan aset Pemda DKI mengemuka, Pasar Jabon menjadi sorotan tajam lantaran tak setorkan PAD maupun retribusi pasar. (Foto: Teropongrakyat.co).

Pemerintahan

Pasar Jabon Salah Kelola, Jorok dan Bau

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:43 WIB

Breaking News

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:10 WIB