Perdebatan Pembukaan Jalan Cilendek IV Masih Memanas, Warga Minta Sistem Fortal Buka Tutup Diberlakukan Kembali

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BOGOR, teropongrakyat.co – Polemik pembukaan kembali akses Jalan Cilendek IV hingga kini masih menjadi perdebatan antara warga RW 17 dan RW 06 Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat.

Padahal, sejak lama telah ada kesepakatan bersama antara kedua RT di wilayah tersebut bahwa akses jalan menggunakan sistem fortal buka-tutup, bukan fortal mati. Namun sejak masa pandemi Covid-19, jalan itu ditutup sepenuhnya dan hingga kini belum kembali dibuka.

Warga RW 17 berharap agar sistem awal, yaitu fortal buka-tutup, dapat diberlakukan kembali. Mereka menilai penutupan total justru menyulitkan warga, terutama dalam kondisi darurat seperti ketika mobil ambulans harus melintas.

Baca Juga:  PT CTP Tollways Prioritaskan Keselamatan: Pengujian Retroreflektifitas Marka Jalan di Tol Cibitung-Cilincing

“Kalau ada keadaan darurat, kendaraan harus memutar jauh. Kami hanya ingin kembali seperti dulu, sistem buka-tutup saja,” ujar Pak Yudi, Ketua RT di wilayah RW 17.

Perdebatan Pembukaan Jalan Cilendek IV Masih Memanas, Warga Minta Sistem Fortal Buka Tutup Diberlakukan Kembali - Teropong Rakyat

Berbagai upaya musyawarah telah dilakukan oleh Pak Yudi bersama pengurus RW 06, bahkan turut dihadiri dan didampingi oleh Lurah Cilendek Barat. Namun hingga saat ini, belum tercapai kesepakatan final antara kedua belah pihak.

Baca Juga:  Babinsa 1707-04/Kimaam Bantu Petani Memupuk Padi

Sementara itu, Lurah Cilendek Barat hingga kini belum memberikan keputusan resmi terkait pembukaan kembali akses Jalan Cilendek IV tersebut. Warga berharap pemerintah kelurahan dapat segera memberikan kejelasan agar permasalahan tidak terus berlarut.

Masyarakat pun berharap adanya solusi yang adil dan bijak, sehingga akses jalan bisa kembali dimanfaatkan bersama tanpa menimbulkan ketegangan antar warga.

Penulis : Teguh Donie

Berita Terkait

Menteri Agama Prof.Dr.KH.Nasaruddin Umar,M.A. dan KH Ma’ruf Amin Hadiri Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Sulaimaniyah 2026
Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu
Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli
Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare
Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas
PWJU Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Ucapkan Terima Kasih kepada Para Donatur
UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong ASN Akademik Berdampak Melalui Latsar CPNS 2026
Belajar Disiplin di Era Digital, Siswa SMK Islamic Qon GKB Gresik Dapat Pembekalan Khusus

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:10 WIB

Menteri Agama Prof.Dr.KH.Nasaruddin Umar,M.A. dan KH Ma’ruf Amin Hadiri Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Sulaimaniyah 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:08 WIB

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:44 WIB

Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:50 WIB

Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:37 WIB

Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas

Berita Terbaru

Seputar Desa

YAMBA FC Gelar Uji Coba di Stadion Badak Putih Cianjur

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:08 WIB