Open Forest #2: Connecting Hands, Restoring Lands

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LindungiHutan mengadakan Open Forest #2 pada 30 November 2024 di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Bertujuan meningkatkan kesadaran akan dampak perubahan iklim melalui kegiatan menanam mangrove dan mengenal lebih dekat kehidupan di wilayah pesisir.

Semarang, 22 November 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Nasional, LindungiHutan menggelar kegiatan Open Forest #2 pada 30 November 2024 di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Dengan mengusung tema Connecting Hands, Restoring Lands.

Melalui kegiatan Open Forest #2, LindungiHutan mengajak semua pihak lebih menyadari terhadap kondisi dampak perubahan iklim saat ini. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, sejak 1981-2023 terjadi peningkatan suhu di seluruh stasiun BMKG. Pengamatan di 116 stasiun BMKG, tahun 2023 menjadi tahun terpanas kedua di Indonesia setelah tahun 2016 dengan suhu rata-rata permukaan mencapai 27,2°C.

Baca Juga:  Strategi Konversi BTC ke Rupiah di Tengah Rencana Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Kegiatan Open Forest #2 dimulai dengan penanaman pohon mangrove. Selanjutnya, talkshow bersama mitra petani LindungiHutan, menghadirkan Edy (Ketua Kelompok Forum Peduli Pulau Pari), Sonhaji (Ketua Kelompok Sadar Wisata Alipbata), dan Ahmad Marbawi (Kelompok Kampung Bahari Nusantara). Sesi ini akan membahas terkait pentingnya dan dampak penanaman pohon bagi masyarakat pesisir. 

Peserta berkesempatan melukis tote bag bertema lingkungan dengan Putra Akbar (@akbaaruds_), seorang content creator dibidang seni. Terakhir, akan ada pengenalan fitur-fitur terkini platform lindungihutan.com yang memudahkan untuk terlibat dalam aksi lingkungan.

Baca Juga:  Pelatihan "Jago Digital" Maxy Academy Berakhir Sukses dengan Peserta Siap Hadapi Dunia Digita

“Open Forest dibuat untuk meningkatkan engagement antara masyarakat urban dengan hutan di perkotaan. Bahwasanya mereka bisa menghirup udara bersih di Kawasan Terbuka Hijau di area perkotaan dan melakukan kegiatan seperti penanaman pohon di lokasi tersebut. Sekaligus, kami ingin mengenalkan dampak-dampak baik dari kegiatan yang kami lakukan,” ujar Intan Widianti Kartika Putri, B2B Partnership Manager LindungiHutan.

Kegiatan ini gratis dan terbatas. Daftar sekarang melalui link bit.ly/RSVPOPENFOREST2 atau hubungi Instagram lindungihutan.

Berita Terkait

KSOP Kelas II Marunda Fokus Tingkatkan Sistem Pelayanan untuk Meningkatkan Kepuasan Masyarakat
IPC TPK Optimalisasi Layanan Terminal dan Perkuat Sinergi melalui Berthing Window 2026
JMSI Dorong Penguatan Koperasi Daerah lewat Sinergi dengan Kementerian Koperasi
Dari Pisang Bakar hingga Minuman Ringan, “Nyemil Yuk” Ramaikan Kuliner Tanjung Priok
IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Pengiriman Arang Bakau Ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok
PT Akses Pelabuhan Indonesia Apresiasi Kinerja Pekerja Melalui Penghargaan “THE BEST EMPLOYEE 2025”
Hadapi Tekanan Perdagangan Global,IPC TPK Palembang Catat Pertumbuhan 6,15% Sepanjang 2025
Head & Shoulders Indonesia Edukasi Konsumen Lewat Reality Game Show ScalpVengers

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:44 WIB

KSOP Kelas II Marunda Fokus Tingkatkan Sistem Pelayanan untuk Meningkatkan Kepuasan Masyarakat

Senin, 9 Februari 2026 - 18:52 WIB

IPC TPK Optimalisasi Layanan Terminal dan Perkuat Sinergi melalui Berthing Window 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 09:32 WIB

JMSI Dorong Penguatan Koperasi Daerah lewat Sinergi dengan Kementerian Koperasi

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Dari Pisang Bakar hingga Minuman Ringan, “Nyemil Yuk” Ramaikan Kuliner Tanjung Priok

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:38 WIB

IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Pengiriman Arang Bakau Ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok

Berita Terbaru