Narkoba Mengancam Pasar Minggu, Aparat Harus Lebih Serius

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – Peredaran narkoba di wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kini bukan lagi sekadar isu pinggiran. Laporan warga yang semakin marak menunjukkan bahwa narkoba telah menjadi ancaman nyata bagi keamanan dan masa depan masyarakat. Ironis, sebuah kawasan yang dikenal ramai dengan pusat ekonomi dan pusat belanja seperti Pejaten Village, Ramayana Dept. Store, hingga Mall Cilandak, justru dibayangi praktik haram yang merusak generasi.

Pasar Minggu dengan ribuan alamat uniknya adalah miniatur Jakarta: dinamis, hidup, sekaligus rawan. Jika aparat tidak sigap, pasar yang seharusnya menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial bisa berubah menjadi ladang subur bagi bandar dan pengedar narkoba.

Seorang warga Pasar Minggu berinisial AR (45) mengaku resah dengan kondisi ini. “Kami sering melihat aktivitas mencurigakan di gang-gang kecil, terutama malam hari. Polisi kadang datang, tapi setelah itu hilang lagi. Kami butuh pengawasan yang nyata, bukan sesaat,” ujarnya.

Baca Juga:  FORUM BUMI: PERINGATAN MENGENAI BAHAYA PUNAHNYA KEANEKARAGAMAN HAYATI

Sayangnya, hingga kini pengawasan aparat di lapangan kerap dinilai masih kurang optimal. Warga menuntut adanya patroli yang konsisten, bukan hanya razia musiman. Polisi dan pemerintah juga tidak bisa hanya bergerak setelah kasus mencuat di media, melainkan harus proaktif melindungi masyarakat.

Menurut pakar hukum pidana dari Universitas Jakarta, Dr. R. Santoso, lemahnya penegakan hukum sering menjadi celah bagi pengedar narkoba. “Masalah klasik kita adalah inkonsistensi aparat. Jika penegakan hukum tebang pilih atau ada pembiaran, maka bandar akan semakin percaya diri. Aparat harus berani transparan dan akuntabel dalam operasi pemberantasan narkoba,” tegasnya.

Baca Juga:  Kapolres Jember Resmikan SPPG di Mayang Dukung Program MBG

Selain penindakan, upaya edukasi harus mendapat perhatian serius. Generasi muda Pasar Minggu harus dipagari dengan pengetahuan tentang bahaya narkoba. Tanpa itu, penangkapan demi penangkapan hanya akan seperti memotong ranting tanpa mencabut akar.

Yang tak kalah penting, aparat perlu merangkul masyarakat. Kolaborasi adalah kunci: warga yang berani melapor harus dilindungi, bukan justru merasa terancam. Jika kerja sama aparat dan warga berjalan, ruang gerak pengedar akan semakin sempit.

Pada akhirnya, Pasar Minggu adalah wajah kecil dari persoalan besar narkoba di negeri ini. Bila aparat berhasil menekan peredaran narkoba di sana, itu akan menjadi contoh nyata bagaimana perang melawan narkoba bisa dimenangkan—bukan dengan retorika, tapi dengan aksi nyata di lapangan.


Reporter : Rizky

Berita Terkait

APICAL Peduli – Berbagi Berkah Ramadhan Bersama Warga Marunda Pulo dan Lingkup KBN Di Jakarta Utara
Pohon Peneduh Jalan Di Desa Pacarkeling Diduga “Ditebangi Secara Liar” Oleh Oknum Tak Dikenal
Sidang Perdana Gugatan Wartawan terhadap Kepala Desa Datar Ditunda, Tergugat Tidak Hadir
APJII Dorong Stabilitas Jaringan Internet Di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2026
Dari Jakarta Utara Hingga Gaza: Zakat Kolektif IPC TPK Tembus Rp200 Juta
Hemat Hingga 44%! Tarif Tol JTCC Bekasi Dipangkas Sambut Idul Fitri 1447 H
Iran Memanas! Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Usai Ayahnya Tewas dalam Serangan
Bocah 13 Tahun Diduga Tenggelam di Kubangan Bekas Tambang Galian C di Pasuruan

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:27 WIB

APICAL Peduli – Berbagi Berkah Ramadhan Bersama Warga Marunda Pulo dan Lingkup KBN Di Jakarta Utara

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:00 WIB

Pohon Peneduh Jalan Di Desa Pacarkeling Diduga “Ditebangi Secara Liar” Oleh Oknum Tak Dikenal

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:58 WIB

APJII Dorong Stabilitas Jaringan Internet Di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:31 WIB

Dari Jakarta Utara Hingga Gaza: Zakat Kolektif IPC TPK Tembus Rp200 Juta

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:04 WIB

Hemat Hingga 44%! Tarif Tol JTCC Bekasi Dipangkas Sambut Idul Fitri 1447 H

Berita Terbaru