MBG Yayasan Al Rahim Al Islami Bungkam, Wali Murid Resah Soal Kualitas Makanan

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 00:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Teropongrakyat.co –  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Yayasan Al Rahim Al Islami di Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan tajam. Sejumlah wali murid SDN 2 Cibetok memprotes menu makanan yang diduga tidak layak konsumsi karena menyajikan buah yang terlihat busuk kepada para siswa.

Kekecewaan mencuat setelah salah satu wali murid mengaku mendapati buah yang diterima anaknya dalam kondisi tidak segar dan diduga sudah membusuk. Temuan itu langsung memicu kekhawatiran orang tua terhadap kualitas serta standar kelayakan makanan yang disalurkan kepada anak-anak sekolah dasar.

“Ini program makan bergizi, bukan makan asal jadi. Kalau buahnya sudah terlihat busuk, ini sangat berbahaya bagi kesehatan anak-anak,” ujar salah satu wali murid dengan nada kecewa.

Baca Juga:  Sinergitas Polisi dan Warga, Pos Pantau Ramadhan RW 09 Petamburan Jaga Kondusifitas Wilayah Malam Ke-15

Para orang tua menegaskan, tujuan program MBG adalah untuk meningkatkan gizi dan kesehatan siswa. Namun jika pengawasan lemah dan kualitas bahan makanan diabaikan, bukan manfaat yang diperoleh, melainkan potensi gangguan kesehatan.

Ketua sekaligus pimpinan MBG Yayasan Al Rahim Al Islami, Abdul Mukti, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi. Saat dikonfirmasi oleh Pokja Wartawan Gunung Kaler-Kresek (PWGK) Kabupaten Tangerang, yang bersangkutan belum merespons permintaan klarifikasi.

PWGK Kabupaten Tangerang mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Dinas Kesehatan, untuk segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kualitas makanan yang disajikan dalam program tersebut. Pengawasan ketat dinilai mutlak diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga:  Patroli Dialogis Bhabinkamtibmas Kelurahan Galur Imbau Petugas Security Kampus STIAMI

“Jangan sampai program yang seharusnya menyehatkan justru membahayakan. Jika benar ditemukan kelalaian, harus ada tindakan tegas. Ini menyangkut kesehatan generasi penerus bangsa,” tegas Alex ketua PWGK Kabupaten Tangerang

Wali murid berharap ke depan pihak yayasan lebih teliti dalam proses pengadaan, penyimpanan, hingga pendistribusian makanan. Program bergizi tidak boleh sekadar menjadi proyek, melainkan harus benar-benar menjamin keamanan dan kualitas konsumsi bagi anak-anak.

Hingga kini, para orang tua masih menunggu langkah konkret dari pihak yayasan maupun instansi terkait untuk memastikan keamanan makanan yang diterima siswa.

Sumber Berita: PWGK Kabupaten Tangerang

Berita Terkait

Ragam Apel di Dunia Mulai Dari Sejarah Panjang hingga Varian yang Memikat Selera
Aksi Solidaritas di Malingping Chaos, Mahasiswa akan gelar Aksi lanjutan!
Rangkaian Program “Jaga Jakarta, Polsek Kemayoran Gelar Simulasi Kerusuhan
Wadahi Pengamen Penyandang Disabilitas dan Musisi Kota Batu, Mikutopia Berikan Ruang Ekspresi Lewat Live Musik
Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor
Lurah Mustikasari Sidak Proyek Kabel Optik, Aktivitas Dihentikan Sementara
Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan: Pesan Kuat di Halal Bihalal PWJU
Motor Listrik untuk SPPG Dibeli Rp 42 Juta per Unit, Lebih Murah dari Harga Pasaran

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 17:35 WIB

Ragam Apel di Dunia Mulai Dari Sejarah Panjang hingga Varian yang Memikat Selera

Minggu, 12 April 2026 - 15:32 WIB

Aksi Solidaritas di Malingping Chaos, Mahasiswa akan gelar Aksi lanjutan!

Sabtu, 11 April 2026 - 21:00 WIB

Rangkaian Program “Jaga Jakarta, Polsek Kemayoran Gelar Simulasi Kerusuhan

Sabtu, 11 April 2026 - 20:03 WIB

Wadahi Pengamen Penyandang Disabilitas dan Musisi Kota Batu, Mikutopia Berikan Ruang Ekspresi Lewat Live Musik

Jumat, 10 April 2026 - 23:10 WIB

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Berita Terbaru