Jakarta (TeropongRakyat.co), Agustus 2026. PT Akses Pelabuhan Indonesia atau API, Anak Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), melanjutkan dukungannya dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Penataan Lingkungan di Desa Srijaya, Tambun. Program ini merupakan bagian dari kolaborasi PT PSL, PT API, dan PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP) dalam sinergi PSL Group untuk mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang lebih tertata, bersih, dan nyaman.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pemberian biaya penataan lingkungan kepada enam wilayah di Desa Srijaya, mulai dari RW 001 hingga RW 006. Dukungan tersebut dimanfaatkan oleh masing-masing RW untuk melakukan penataan dan memperindah lingkungan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Sebagai bagian dari rangkaian program, hasil penataan di keenam RW kemudian dinilai untuk melihat kreativitas, partisipasi masyarakat, serta upaya masing-masing wilayah dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Tahap penilaian mencapai puncaknya pada 13 Agustus 2026 melalui peninjauan langsung oleh tim pelaksana bersama perangkat desa ke seluruh wilayah peserta.
Dalam peninjauan tersebut, tim melihat berbagai hasil penataan yang telah dilakukan masyarakat. Salah satu objek yang menjadi perhatian adalah tugu penanda batas wilayah yang dibangun untuk membantu memperjelas area setiap RW di Desa Srijaya. Meskipun tugu-tugu tersebut memiliki bentuk dasar yang serupa, setiap RW menghadirkan dekorasi dan elemen pendukung yang berbeda sehingga mencerminkan kreativitas serta karakter wilayahnya masing-masing.
Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan mereka dalam menghias tugu, menata area sekitar, dan merapikan lingkungan secara bersama-sama. Proses penataan tersebut tidak hanya menghasilkan perubahan secara fisik, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan tempat tinggalnya.
Plt. Direktur Utama PT Akses Pelabuhan Indonesia, Juli Tarigan, menyampaikan bahwa Program TJSL Penataan Lingkungan dirancang tidak hanya untuk memberikan dukungan terhadap lingkungan, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat agar manfaat program dapat terus dijaga dan dikembangkan.
“Program ini menunjukkan bahwa dukungan penataan lingkungan dapat menjadi pemantik bagi masyarakat untuk bergerak bersama memperbaiki dan menjaga wilayahnya. Kami mengapresiasi antusiasme seluruh warga yang telah berpartisipasi dan menghadirkan berbagai kreativitas dalam menata lingkungan masing-masing. Semangat gotong royong inilah yang kami harapkan dapat terus tumbuh sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Juli Tarigan.

Berdasarkan hasil penilaian, RW 006 ditetapkan sebagai pemenang Lomba Penataan Lingkungan Desa Srijaya. Sebagai tindak lanjut atas pencapaian tersebut, RW 006 akan mendapatkan program penataan lingkungan lanjutan untuk semakin meningkatkan kualitas dan kenyamanan lingkungan di wilayahnya. Penetapan pemenang sekaligus menjadi bagian dari kesinambungan program yang sebelumnya telah diawali dengan pemberian biaya penataan kepada enam RW. Dengan pendekatan tersebut, program diharapkan tidak berhenti pada pemberian dukungan awal maupun proses penilaian, tetapi berlanjut pada pengembangan lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi bersama PT PSL dan PT CTP, PT API berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam pelaksanaan Program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat untuk menghadirkan program yang selaras dengan kebutuhan lingkungan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat.



























































