Kapolres Metro Bekasi Pimpin Konferensi Pers Kasus Terkait Pengeroyokan dan Penganiayaan yang Mengakibatkan Kematian di Babelan Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2025 - 00:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Teropongrakyat.co – Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Mustofa, didampingi Pejabat Utama Polres Metro Bekasi beserta Kapolsek Jajaran gelar konferensi pers ungkap kasus di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi, Selasa (28/1/2025). Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Metro Bekasi mengungkap kasus insiden pengeroyokan dan penganiayaan yang menyebabkan kematian terjadi di Kampung Pulo Timaha, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Pada hari Sabtu (25/1/2024).

Dalam konferensi pers tersebut Kapolres Metro Bekasi membeberkan kronologi peristiwa tersebut.

“Kronologi bermula pada Sabtu, tanggal 25 Januari 2025 pukul 03.00 WIB dini hari sekelompok pemuda dari arah Taruma Jaya bertemu dengan kelompok pemuda dari Tambun Utara di jembatan sebelum perumahan GDC di Jalan Pulo Timaha. Pertemuan tersebut berujung pada tawuran, di mana salah satu anggota kelompok Tambun Utara mengalami luka parah. Korban, Ifan Sulaeman, seorang pelajar berusia 22 tahun, dibawa oleh temannya ke RS Ananda, namun sayangnya, nyawanya tidak tertolong,” ujar Mustofa.

Dalam penangkapan yang dilakukan pada hari yang sama, sekitar pukul 07.00 WIB, tim gabungan berhasil mengumpulkan informasi yang mengarah kepada para pelaku. Dari keterangan yang diperoleh, Kapolres Metro Bekasi menjelaskan masing-masing pelaku memiliki peran yang berbeda dalam kejadian tersebut. Salah satu pelaku BM, diduga menembak korban menggunakan senapan angin, sementara pelaku lainnya terlibat dalam tawuran dan berusaha menarik senjata tajam yang menancap di tubuh korban.

Baca Juga:  Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang Turut Siaga, Apel Operasi Lilin Semeru 2025 Tegaskan Kesiapan Pengamanan Nataru

“Melalui serangkaian penyelidikan yang dilakukan oleh gabungan unit reskrim Polsek Babelan, unit Jatanras, dan unit Resmob Polres Metro Bekasi berhasil mengamankan lima pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut. Diantaranya yaitu, “BM” berperan menembak korban dengan menggunakan senapan angin, “RI” pemilik senapan angin, “BPW” menarik senjata tajam yang telah menancap di tubuh korban, “TWP” perannya sebagai joki, dan “GA” sebagai admin yang mengundang Tawuran. Tiga pelaku lainnya masih dalam pencarian, namun identitas dan peran mereka sudah diketahui,” jelasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu :
1. Senapan angin beserta peluru enam butir.
2. Peluru senapan angin 2 buah (dalam tubuh korban setelah dilakukan outopsi)
3. Baju korban
4. Sisa peluru (pelaku)
5. Celurit ukuran 1 meter
6. 1 (satu) unit Handphone Merk Vivo warna biru
7. 1 (satu) unit sepeda motor Milik Korban. Merk/jenis Honda beat, warna Merah No.Pol.: B-5620-FVP
8. 1 (satu ) Sepeda motor milik pelaku Merk/jenis Honda beat STREET, warna Hitam No.Pol.: B-5507-TPQ

Kapolres Metro Bekasi Pimpin Konferensi Pers Kasus Terkait Pengeroyokan dan Penganiayaan yang Mengakibatkan Kematian di Babelan Bekasi - Teropong Rakyat

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Mustofa menjelaskan modus operandi para pelaku.

“Modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku adalah melakukan penganiayaan secara bersama-sama hingga mengakibatkan kematian. Mereka dikenakan pasal tentang pengeroyokan dan penganiayaan yang menyebabkan kematian, serta menyebarkan konten yang bermuatan ancaman dan kekerasan, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Baca Juga:  Kerja Keras Hampir Tuntas, RTLH TMMD ke-129 Kini Memasuki Tahap Akhir

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Mustofa menjelaskan, Ancaman hukuman bagi para pelaku sangat serius.

“Pelaku dijerat dikenakan Pasal 170 ayat 1, dan 2 huruf ke 3 tentang setiap orang yang melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama dipidana penjara paling lama 5 tahun, Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang Jika mengakibatkan mati diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun, dan Pasal 27B UU ITE 2024 mengatur tentang ancaman kekerasan melalui media elektronik, sedangkan Pasal 29 UU ITE 2024 mengatur tentang ancaman kekerasan melalui media elektronik, dapat dipidana penjara paling lama enam tahun,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolres juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak mentolerir tindak kekerasan yang merugikan masyarakat.

“Kami tidak akan mentolerir tindakan kekerasan yang merugikan masyarakat, terutama yang melibatkan generasi muda. Kami berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dan memastikan bahwa para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. Kami juga mengimbau kepada orang tua dan masyarakat untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” Tukasnya.

Penulis : Arman

Berita Terkait

Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya
Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila
Wapang TNI Dampingi Menhan RI Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF
Satgas Damai Cartenz Amankan Tiga Orang Terkait Peredaran Amunisi Ilegal di Timika
Hari Kesaktian Pancasila, TNI Rawat Semangat Kebangsaan
Lahirkan Penjaga Langit Nusantara: 15 Putra-Putri Terbaik Bangsa Lulus Seleksi Penerbang TNI
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA, Siap Jalankan Misi Perdamaian di Afrika Tengah
Tim Denzibang V/2 Malang Survei Lahan Rencana Marseling Area Yon TP di Srigonco

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Wapang TNI Dampingi Menhan RI Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, TNI Rawat Semangat Kebangsaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Lahirkan Penjaga Langit Nusantara: 15 Putra-Putri Terbaik Bangsa Lulus Seleksi Penerbang TNI

Berita Terbaru