Hujan Angin Terjang Kampung Setu Ciseeng, Puluhan Rumah Rusak dan Atap Berterbangan

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, teropongrakyat.co — Cuaca ekstrem kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bogor. Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kampung Setu, Kecamatan Ciseeng, pada Selasa siang (18/11/2025), sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam hitungan menit, angin kencang itu mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atap.

Menurut keterangan warga setempat, hujan awalnya turun dengan intensitas sedang. Namun tidak lama kemudian, angin berembus sangat kencang dan memutar, membuat seng dan genting rumah warga terangkat dan berterbangan. Beberapa pemilik rumah panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang penting ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga:  BRI Bintaro Bekerja Sama dengan PT PKSS Gelar Walk Interview Calon Frontliner

“Anginnya tiba-tiba besar sekali, seng pada beterbangan. Kami cuma bisa masuk ke dalam rumah dan berlindung,” ujar salah satu warga yang rumahnya terdampak.

Hujan Angin Terjang Kampung Setu Ciseeng, Puluhan Rumah Rusak dan Atap Berterbangan - Teropong Rakyat

Dari data sementara yang dihimpun aparat desa, puluhan rumah mengalami kerusakan di bagian atap, mulai dari rusak ringan hingga sebagian besar rangka atap tercabut. Sebagian warga terpaksa menutup sementara bagian atap menggunakan terpal karena hujan masih terus turun.

Meski kerusakan cukup luas, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Kendati demikian, warga mengaku mengalami kerugian materil yang diperkirakan mencapai jutaan rupiah akibat kerusakan atap, rangka bangunan, hingga perabot rumah tangga yang basah terkena hujan.

Baca Juga:  Glow Fellowsip Community Jadi Saksi Dikukuhkannya Pengurus PEWARNA Indonesin PC Jakarta Pusat

Pemerintah desa bersama pihak kecamatan telah turun ke lokasi melakukan pendataan dan membantu warga membersihkan puing-puing atap yang berserakan. Penanganan darurat juga dilakukan dengan memberikan bantuan terpal untuk menutup rumah sementara.

Pihak BPBD Kabupaten Bogor disebut tengah melakukan asesmen lanjutan terkait dampak kerusakan dan kemungkinan pemberian bantuan rehabilitasi kepada warga terdampak.

Cuaca ekstrem seperti ini diperkirakan masih berpotensi terjadi mengingat wilayah Bogor saat ini memasuki puncak musim hujan.

 

Penulis : Teguh Donie

Berita Terkait

Uji Coba DOUBLE TRACK CICURUG–PALEDANG Dilaksanakan, Menggunakan Lokomotip CC 300 
Lerai Keributan di Andrews Party N Mart, Farel Mengaku Dihajar hingga Pingsan
Kasus Dugaan Perselingkuhan W dan O Kembali Disorot, Teman Lama Minta Proses Hukum Segera Dituntaskan
Festival Kalibaru 2026 Semarak, 400 Perahu Nelayan Meriahkan Parade Pesisir Jakarta Utara
Viral! Diduga Persiapkan Senjata Tajam di Dalam Andrew Party Mart Sunter, Polisi Diminta Bertindak
Kebakaran Lahan Kosong di Cilincing, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Kebakaran Lahan Kosong di Nusa Kirana Rorotan, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU, Doakan Keselamatan hingga Kembali ke Kota Batu

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:48 WIB

Uji Coba DOUBLE TRACK CICURUG–PALEDANG Dilaksanakan, Menggunakan Lokomotip CC 300 

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Lerai Keributan di Andrews Party N Mart, Farel Mengaku Dihajar hingga Pingsan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kasus Dugaan Perselingkuhan W dan O Kembali Disorot, Teman Lama Minta Proses Hukum Segera Dituntaskan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Festival Kalibaru 2026 Semarak, 400 Perahu Nelayan Meriahkan Parade Pesisir Jakarta Utara

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Viral! Diduga Persiapkan Senjata Tajam di Dalam Andrew Party Mart Sunter, Polisi Diminta Bertindak

Berita Terbaru

Pemerintahan

Lupa Cabut Setrika, Rumah Warga Gondanglegi Terbaka

Selasa, 1 Sep 2026 - 05:55 WIB