Haidar Alwi Hadir Saat Ketegangan Soal Izin Gereja di Bogor

- Jurnalis

Kamis, 7 November 2024 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

– Teropongrakyat.co – Haidar Alwi, seorang tokoh yang dikenal karena komitmennya terhadap toleransi antaragama, hadir di tengah ketegangan terkait izin tempat ibadah di sebuah gereja di Bogor pada akhir tahun 2021. Kejadian ini bermula ketika oknum Ormas yang bernuansa adat istiadat dari Kota Bogor mendatangi gereja tersebut dan menanyakan Surat Izin tempat ibadah, membuat Ibu Gembala merasa tertekan.

Menanggapi situasi tersebut, Haidar Alwi, yang dikenal sebagai aktivis anti radikalisme yang konsisten menyampaikan pesan persatuan dan kerukunan antar umat beragama, menunjukkan kepeduliannya. Beliau merasa prihatin dengan adanya pertanyaan mengenai izin ibadah, yang seharusnya tidak menjadi penghalang bagi siapapun untuk menjalankan ibadahnya. Haidar Alwi kemudian menyatakan niatnya untuk hadir di acara Natal yang akan digelar di gereja tersebut, dan mengubahnya menjadi acara “Silaturahmi Toleransi Indonesia”. Acara ini kemudian dihadiri oleh tokoh adat Sunda, tokoh toleransi, pihak TNI POLRI, dan aparat pemerintahan setempat.

Baca Juga:  Hari Pertama TMMD Ke-126 Kodim 1505/Tidore, Personel Satgas dan Warga Mulai Kerjakan Sasaran Fisik di Desa Wama

Haidar Alwi menyampaikan pesan-pesan penting tentang toleransi, mengingatkan bahwa ancaman perpecahan bangsa mengintai jika toleransi tidak dijaga. Beliau juga menyinggung perjanjian Najran, sebuah perjanjian historis yang menandakan komitmen saling menjaga antara kaum Muslim dan Kristen. Sebagai bentuk konkret dari pesan toleransi yang disampaikan, Haidar Alwi membagikan santunan kepada anak yatim dari Kristen dan Islam. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak dua anak yatim, Davina (Kristen) dan Umar (Muslim), untuk saling mengenal dan menjaga persaudaraan, menegaskan bahwa perbedaan agama tidak menghalangi mereka untuk menjadi saudara.

Kehadiran Haidar Alwi di tengah situasi yang sensitif dan penuh ketegangan membawa kesejukan dan pesan penting tentang toleransi. Beliau mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi toleransi, dan tidak ada tempat bagi diskriminasi atas dasar agama. Haidar Alwi juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai toleransi sejak usia dini, agar generasi muda dapat tumbuh dalam lingkungan yang harmonis dan saling menghormati.

Baca Juga:  Negara Cuma Keruk Pendapatan Lewat Pajak, Aktivis 98: Dikemanakan Hasil Freeport yang Sahamnya 51 Persen, Nikel, Timah, Dan Lainya?

Kejadian di Bogor ini menjadi bukti nyata bahwa Haidar Alwi adalah sosok yang peduli terhadap kerukunan antarumat beragama dan siap hadir di tengah konflik untuk menebarkan pesan toleransi. Kehadirannya di gereja tersebut menjadi contoh nyata bagaimana toleransi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, dan bagaimana pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Semoga kisah ini dapat menginspirasi kita semua untuk terus membangun toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Penulis : Arman

Sumber Berita: Catatan RMS

Berita Terkait

Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik
57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006
POLSEK Bogor Timur Diduga Langgar Peraturan KAPOLRI: BERIKAN RUANG MEDIASI UNTUK DEPT COLLECTOR
Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda
Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan
Wanita PNS Jadi Korban Penganiayaan di Dramaga, Pelaku Diduga Keponakan Sendiri
Api Melalap Kamar Kos di Kemayoran, Pria 26 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi
Viral Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, 16 Mahasiswa Diperiksa Satgas PPKS

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jumat, 17 April 2026 - 13:07 WIB

57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006

Jumat, 17 April 2026 - 10:20 WIB

POLSEK Bogor Timur Diduga Langgar Peraturan KAPOLRI: BERIKAN RUANG MEDIASI UNTUK DEPT COLLECTOR

Kamis, 16 April 2026 - 17:38 WIB

Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda

Kamis, 16 April 2026 - 12:23 WIB

Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan

Berita Terbaru