Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Pebayuran Tinjau Warga Terdampak Genangan Air Luapan Kali Kiwing

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEBAYURAN, Teropongrakyat.co – FORKOFINCAM Pebayuran, Kabupaten Bekasi, meninjau langsung kondisi warga Kampung Kobak Ceper, Desa Karangharja, yang terdampak genangan air akibat luapan Kali Kiwing dan curah hujan yang tinggi pada Sabtu (1/1).

Kegiatan ini diikuti oleh Kasi Trantib Kecamatan Pebayuran, Aan Rohimat, S.Pd., Pemerintah Desa Karangharja, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Pebayuran. Mereka mendatangi 113 rumah yang halamannya tergenang air, serta empat rumah yang terdampak hingga ke dalam rumah.

Baca Juga:  BSI Tegaskan Pemberian Dana SAL dalam Bentuk Hibah adalah Hoaks

Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Pebayuran Tinjau Warga Terdampak Genangan Air Luapan Kali Kiwing - Teropong Rakyat

Camat Pebayuran, Hasyim Adnan Adha, S.STP., M.Si., menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan dan merealisasikan program normalisasi Kali Kiwing pada tahun 2024. Namun, hasilnya belum maksimal karena pemukiman masih terdampak banjir saat debit air sungai meningkat.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi agar normalisasi lebih efektif dan genangan air bisa diminimalkan,” ujar Camat Hasyim.

Senada dengan itu, Kanit Binmas Polsek Pebayuran, Iptu Mashuri Lempo, S.H., menjelaskan bahwa banjir di Kampung Kobak Ceper hampir selalu terjadi saat musim hujan karena dataran pemukiman lebih rendah dibandingkan sungai.

Baca Juga:  Rangkaian Program "Jaga Jakarta, Polsek Kemayoran Gelar Simulasi Kerusuhan

“Meskipun sudah dilakukan normalisasi, luapan Kali Kiwing tetap menggenangi pemukiman warga,” jelasnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Karangharja, Sertu Surata, menambahkan bahwa ketinggian air di jalan-jalan berkisar antara 25-30 cm, sehingga cukup mengganggu aktivitas warga.

Warga berharap pemerintah dan dinas terkait lebih memperhatikan kondisi mereka serta mencari solusi agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.

Penulis : Arman Mendrofa / Ade Kodel

Berita Terkait

20 Kali Pengiriman PT PMM, Hanya Sekali Tertangkap di Batam
Kecelakaan Kembali Terjadi di Jalan Gudang Peluru Marunda, Truk Besar Kembali Disorot
Minggu Tak Libur! Kelurahan Cilincing Bersama PPSU, Satpol PP, Bina Marga dan KBN Marunda Bersihkan Pasir di Akses Marunda
Ledakan Gas Elpiji di Kalibaru Cilincing, Ibu Hamil 6 Bulan Alami Luka-Luka
Nyaris Adu Banteng, Pengemudi Toyota Avanza Banting Setir 
Pungki Tegaskan Komitmen Imigrasi Jaktim Tingkatkan Pelayanan
Investigasi Dugaan Pertalite Tak Sesuai Peruntukan di SPBN Cikahuripan Berujung Intimidasi
Pengamanan Laga Indonesia Vs Bangladesh, Kapolsek Kemayoran Pimpin 116 Personel di Plaza Tenggara GBK

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:52 WIB

20 Kali Pengiriman PT PMM, Hanya Sekali Tertangkap di Batam

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Kecelakaan Kembali Terjadi di Jalan Gudang Peluru Marunda, Truk Besar Kembali Disorot

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Minggu Tak Libur! Kelurahan Cilincing Bersama PPSU, Satpol PP, Bina Marga dan KBN Marunda Bersihkan Pasir di Akses Marunda

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Ledakan Gas Elpiji di Kalibaru Cilincing, Ibu Hamil 6 Bulan Alami Luka-Luka

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Nyaris Adu Banteng, Pengemudi Toyota Avanza Banting Setir 

Berita Terbaru

Breaking News

20 Kali Pengiriman PT PMM, Hanya Sekali Tertangkap di Batam

Senin, 5 Okt 2026 - 12:52 WIB

TNI – Polri

HUT ke-81 TNI, Koramil Bantur dan Forkopimcam Perkuat Sinergi

Senin, 5 Okt 2026 - 11:40 WIB