Dumtruk Overload Kuasai Bahu Jalan Marunda Makmur, Pemda dan Aparat Diduga Tutup Mata

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, TeropongRakyat.co – Aktivitas parkir liar dumtruk kembali meresahkan warga di Jalan Marunda Makmur, Desa Segara Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Dalam sebuah video yang beredar, terlihat beberapa dumtruk terparkir di bahu jalan hingga tiga baris, tepat di depan ruas Tol Tarumajaya, sehingga mempersempit badan jalan secara drastis. Sabtu, (17/01/2026).

Menurut keterangan warga, kondisi ini terjadi setiap hari, terutama pada pagi hari saat jam sibuk aktivitas masyarakat. Akibatnya, kemacetan tak terhindarkan dan membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua yang terpaksa melintas di celah sempit di antara truk-truk besar tersebut.

Ironisnya, dumtruk-dumtruk itu diketahui berasal dari garasi yang berada tepat di depan lokasi, yang diduga sudah melebihi kapasitas (overload). Bahkan, satu unit dumtruk terlihat parkir hingga memakan badan jalan di depan ruas Tol Tarumajaya, sebuah pelanggaran yang jelas-jelas mengganggu ketertiban lalu lintas dan keselamatan publik.

Baca Juga:  Momentum Hari Kesehatan Nasional, Lapas Narkotika Samarinda Gandeng Kimia Farma Berikan Layanan Pemeriksaan Kesehatan

Warga pun mempertanyakan ke mana peran Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Satpol PP, serta aparat kepolisian setempat. Pasalnya, parkir liar berskala besar ini bukan terjadi sehari dua hari, melainkan sudah berlangsung lama seolah dibiarkan tanpa penindakan tegas.

Selain itu, Pemerintah Desa Segara Makmur dan Kecamatan Tarumajaya juga dinilai lalai dalam melakukan pengawasan wilayah. Aktivitas usaha yang menggunakan fasilitas umum sebagai lahan parkir jelas melanggar aturan, namun hingga kini tidak terlihat adanya langkah konkret dari pemerintah setempat.

Baca Juga:  Dinilai Tamak, H Fathani Boyong Jabatan Komisaris Perusahaan Daerah Aceh Utara

Situasi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran sistematis atau lemahnya pengawasan dari Pemkab Bekasi terhadap aktivitas kendaraan berat di jalur vital tersebut. Warga mendesak Bupati Bekasi dan instansi terkait untuk turun langsung ke lokasi, melakukan penertiban, serta mengevaluasi izin dan operasional garasi dumtruk yang dinilai merugikan masyarakat.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka jangan heran bila kemacetan, kecelakaan, dan keresahan warga di Tarumajaya akan terus berulang, sementara pemerintah hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri.

Berita Terkait

Bocah 13 Tahun Diduga Tenggelam di Kubangan Bekas Tambang Galian C di Pasuruan
Karut Marut Truk Kontainer di Tanjung Priok: Macet, Kecelakaan, dan Pertanyaan Besar Soal Tanggung Jawab
Kepergian Vidi Aldiano Tinggalkan Duka Mendalam, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat
ASAD dan LDII Gandeng Senkom Serta Perguruan Silat Kota Pasuruan Berbagi Takjil
Diduga Mencuri, Pria Paruh Baya Diamankan Warga
Ramadhan Penuh Kepedulian, Polres Metro Jakpus dan Polsek Kemayoran Gelar Buka Bersama, Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim-Piatu
Ketua LAPAN, Andre M Pelawi : Aparat Penegak Hukum Harus Saling Menghormati dan Bijaksana
KERUNTUHAN PROFESI ADVOKAT: Kriminalisasi Advokat Hendra Sianipar

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:10 WIB

Bocah 13 Tahun Diduga Tenggelam di Kubangan Bekas Tambang Galian C di Pasuruan

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:26 WIB

Kepergian Vidi Aldiano Tinggalkan Duka Mendalam, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:29 WIB

ASAD dan LDII Gandeng Senkom Serta Perguruan Silat Kota Pasuruan Berbagi Takjil

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:25 WIB

Diduga Mencuri, Pria Paruh Baya Diamankan Warga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:24 WIB

Ramadhan Penuh Kepedulian, Polres Metro Jakpus dan Polsek Kemayoran Gelar Buka Bersama, Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim-Piatu

Berita Terbaru