Bukti Konsistensi Kinerja: NPCT1 Raih Tonggak 10 Juta TEUs Sejak Beroperasi

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta -(teropongrakyat.co) New Priok Container Terminal One (NPCT1) mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan operasionalnya dengan menembus total penanganan 10 juta TEUs sejak mulai beroperasi pada 2016.

Capaian tersebut diraih pada Agustus 2025 dan menjadi penanda konsistensi kinerja terminal peti kemas yang berada di bawah naungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui kerja sama dengan mitra global SEA Terminal Management & Service (STMS).

Sepanjang 2025 hingga November, NPCT1 berhasil menangani 1,39 juta TEUs, menempatkannya pada jalur yang solid untuk menutup tahun dengan performa positif. Direktur NPCT1, Kiki Mohammad Hikmat, menyebut pencapaian tersebut mencerminkan kepercayaan pengguna jasa serta kuatnya kolaborasi antara operator terminal, mitra pelayaran, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Pencapaian lebih dari 10 juta TEUs sejak 2016 menjadi bukti konsistensi kami dalam menjaga kinerja operasional, keselamatan, dan kualitas layanan,” ujar Kiki di Jakarta, Selasa (30/12).

Mitra Pelayaran

NPCT1 saat ini melayani 16 layanan pelayaran mingguan dan bermitra dengan sejumlah perusahaan pelayaran global seperti Maersk, Evergreen, MSC, HMM, SITC, Hapag-Lloyd, TS Lines, Namsung, Wan Hai Lines, dan Yang Ming. Terminal ini menjadi simpul penting bagi arus logistik nasional, melayani berbagai sektor mulai dari manufaktur, otomotif, hingga barang konsumsi dan pertanian.

Baca Juga:  Gen Z Selalu Dituntut Loyal, Padahal Bosnya Sering Marah-Marah

Sepanjang 2025, kinerja operasional NPCT1 diperkuat melalui sejumlah peningkatan strategis. Di antaranya pengadaan satu unit quay crane, lima rubber-tired gantry (RTG), serta tujuh prime mover baru yang mendukung kelancaran bongkar muat.

Penerapan Terminal Booking System (TBS) sejak Agustus 2025 turut meningkatkan efisiensi arus truk, menekan kepadatan, dan memperlancar proses penerimaan serta pengiriman peti kemas. Optimalisasi yard melalui pengaturan klaster, prioritas bay day, dan pemantauan berkelanjutan juga menjaga tingkat yard occupancy tetap stabil di kisaran 60 persen, sekaligus mendorong pertumbuhan volume hingga 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

SDM dan Elektrifikasi

Di sisi lain, NPCT1 terus memperkuat fondasi keberlanjutan melalui pengembangan sumber daya manusia, penerapan standar keselamatan tinggi, serta akselerasi transformasi digital. Sistem penagihan elektronik melalui platform ECON, pembaruan Global Terminal Operating System (GTOS), integrasi dengan platform trucking, hingga penguatan keamanan siber menjadi bagian dari strategi peningkatan efisiensi dan transparansi layanan.

Baca Juga:  Polemik 4 Pulau Aceh-Sumut, Jangan Sudutkan dan Salahkan Mendagri Tito Karnavian

Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan juga menjadi fokus utama. NPCT1 menargetkan pengurangan emisi karbon hingga 50 persen pada 2030, antara lain melalui pemanfaatan energi surya yang saat ini mampu menyuplai sekitar 50 persen kebutuhan listrik gedung utama.

Seluruh armada RTG telah beralih ke sistem listrik dan hybrid, sementara prime mover menggunakan bahan bakar B40. Fasilitas cold ironing juga telah dioperasikan untuk memungkinkan kapal mematikan mesin saat sandar, sehingga menekan emisi gas buang.

“Elektrifikasi menjadi pilar penting dalam strategi keberlanjutan kami,” ujar Kiki. Ia menambahkan, seluruh upaya tersebut diperkuat dengan penerapan standar ISO 14001:2015 sebagai jaminan pengelolaan lingkungan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dengan luas terminal mencapai 32 hektare, didukung sembilan quay crane, 29 RTG, 51 prime mover, tiga dermaga sepanjang total 850 meter, kapasitas harian hingga 6.000 TEUs, serta 990 reefer plug, NPCT1 menegaskan posisinya sebagai salah satu terminal peti kemas paling modern dan andal di Indonesia. Ke depan, NPCT1 berkomitmen terus memperkuat inovasi, efisiensi, dan kemitraan guna mendukung daya saing logistik nasional dan regional.

Berita Terkait

Badan Aset Diduga Lindungi Penyerobot Lahan Pemda di Kembangan, Kajari Jakbar Diminta Usut Tuntas
Pelindo Solusi Digital Berangkatkan Ratusan Pemudik ke Yogyakarta
UPRS V Tegaskan Penertiban Parkir di Rusunawa Persakih, Pelaku Pungli Terancam Sanksi
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Amburadul Pengelolaan Aset Pemda, Pasar Jabon Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi
Tekan Angka Stunting, Pemdes Beji Gelar Posyandu ILP Anggarkan dari APBDes Fokus Kesehatan Ibu Hamil
Sukseskan Mudik 2026, Pt Api Dukung Penuh Program Mudik Aman Berbagi Harapan Bersama Pelindo Group

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 17:04 WIB

Badan Aset Diduga Lindungi Penyerobot Lahan Pemda di Kembangan, Kajari Jakbar Diminta Usut Tuntas

Selasa, 7 April 2026 - 16:24 WIB

Pelindo Solusi Digital Berangkatkan Ratusan Pemudik ke Yogyakarta

Selasa, 7 April 2026 - 11:14 WIB

UPRS V Tegaskan Penertiban Parkir di Rusunawa Persakih, Pelaku Pungli Terancam Sanksi

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Kamis, 2 April 2026 - 15:46 WIB

Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kodim 0818 Klarifikasi Isu Pembangunan KDKMP Desa Rejoyoso 

Selasa, 7 Apr 2026 - 14:59 WIB