Arema FC vs Persita, Polres Malang Turunkan 552 Personel Amankan Laga BRI Super League

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co– Polres Malang menurunkan 552 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League musim 2025/2026 antara Arema FC melawan Persita Tangerang. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Ratusan personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, Brimob, steward, serta pengamanan internal panitia pelaksana pertandingan. Pola pengamanan diterapkan secara berlapis, mulai dari area luar stadion, pintu masuk, tribun penonton, hingga zona pemain dan ofisial.

Selain pengamanan di dalam stadion, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas dan patroli di sejumlah titik strategis yang menjadi jalur kedatangan dan kepulangan suporter. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan serta potensi gangguan keamanan sebelum dan sesudah pertandingan.

Baca Juga:  Polisi Kerahkan 2.013 Personel Tanpa Membawa Senjata Api, Amankan Aksi Unjuk Rasa di DPR/MPR RI

Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. menyampaikan bahwa laga Arema FC selalu memiliki tingkat antusiasme tinggi dari suporter, sehingga membutuhkan kesiapan personel dan perencanaan pengamanan yang matang.

Sebelum menyampaikan pernyataan resminya, AKBP Danang menegaskan bahwa pengamanan pertandingan sepak bola tidak hanya berfokus pada stadion, tetapi juga mencakup seluruh rangkaian kegiatan masyarakat yang menyertainya.

“Kami menurunkan 552 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan Arema FC melawan Persita. Pengamanan dilakukan secara terpadu dan berlapis agar pertandingan berjalan aman, tertib, dan seluruh pihak merasa nyaman,” kata AKBP Danang Setiyo P.S., Selasa (30/12/2025).

Baca Juga:  Milad ke-24 FBR Hadir di Kota Tangerang, 10 Ribu Peserta Meriahkan Panggung Budaya Betawi

Ia menambahkan, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan pengamanan, khususnya dalam berinteraksi dengan para suporter.

“Sepak bola adalah hiburan dan ajang sportivitas. Kami mengimbau seluruh suporter untuk menaati aturan, menjaga ketertiban, serta mendukung tim kesayangannya dengan cara yang positif,” imbuhnya.

Polres Malang juga memastikan koordinasi terus dilakukan dengan panitia pelaksana dan pihak terkait lainnya untuk mengantisipasi dinamika di lapangan. Pengamanan akan terus dievaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian dalam setiap pertandingan.

Berita Terkait

PT API SITE MONITORING RUTIN BERSAMA PSL, PASTIKAN OPERASIONAL JTCC BERJALAN OPTIMAL
Usai Disorot Media, Polres Bandung Hubungi Korban: Muncul Pertanyaan Baru dalam Kasus Fortuner yang Diblokir
KCN Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Hari Mangrove Sedunia 2026, Perkuat Konservasi Pesisir Marunda
Puluhan Mobil Roda Empat dan Roda Enam Terpuruk saat Lewati Jalan Lintas yang Rusak
Bau Menyengat Diduga dari Kawasan KBN, Warga Cilincing Pertanyakan Ketegasan Pemprov DKI dan Instansi Lingkungan Hidup
Yusril peringatkan Dedi Mulyadi: sayembara tangkap begal berisiko main hakim sendiri
Macet Total di Akses Marunda, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemda Atasi Kemacetan Kronis Cilincing
Aspirasi Warga Marunda Pulo Didengar Pemkot Jakarta Utara, Pelebaran Jalan dan Pintu Air Jadi Prioritas Tindak Lanjut

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:49 WIB

Usai Disorot Media, Polres Bandung Hubungi Korban: Muncul Pertanyaan Baru dalam Kasus Fortuner yang Diblokir

Senin, 27 Juli 2026 - 20:23 WIB

KCN Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Hari Mangrove Sedunia 2026, Perkuat Konservasi Pesisir Marunda

Senin, 27 Juli 2026 - 13:17 WIB

Puluhan Mobil Roda Empat dan Roda Enam Terpuruk saat Lewati Jalan Lintas yang Rusak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Bau Menyengat Diduga dari Kawasan KBN, Warga Cilincing Pertanyakan Ketegasan Pemprov DKI dan Instansi Lingkungan Hidup

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:58 WIB

Yusril peringatkan Dedi Mulyadi: sayembara tangkap begal berisiko main hakim sendiri

Berita Terbaru