Antisipasi Nataru, Muspika Pujon Laksanakan Rapat Koordinasi

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu | Teropongrakyat.co – Dalam rangka mengantisipasi peningkatan kunjungan wisatawan pada momen liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Pujon, Kabupaten Malang, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Wisata Santerra de Laponte, Selasa (16/12/2025).

Rapat ini bertujuan menyusun strategi terpadu guna menciptakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bagi wisatawan.

Antisipasi Nataru, Muspika Pujon Laksanakan Rapat Koordinasi - Teropong Rakyat

Rakor yang berlangsung di Jalan Abd. Manan Wijaya, Desa Pandesari, ini dihadiri oleh seluruh elemen kunci.

Turut hadir Jatmiko Prio Anggoro (Kasipem Kecamatan Pujon mewakili Camat), Iptu Sugihartono, S.H., M.H. (Kapolsek Pujon), Lettu Arh. Slamet (Danramil Pujon), Vicky Istiawan (Manager Santerra), Willy (Ka UPT Dishub Pujon), H. Mudawam (Kades Pandesari), Yusa (Kasun Krajan Desa Pandesari), serta perwakilan komunitas pengelola parkir dan ojek.

Dalam sambutan dan arahan utamanya, Kapolsek Pujon, Iptu Sugihartono, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kepolisian akan melaksanakan Operasi Lilin.

Operasi ini menyasar pengamanan tempat ibadah umat Nasrani, lokasi wisata, pencegahan kriminalitas, serta penanganan potensi gangguan bencana, khususnya di musim hujan ini.

Kapolsek menekankan pentingnya pengamanan yang optimal di Wisata Santerra, mengingat statusnya sebagai destinasi wisata unggulan.

“Santera merupakan tempat wisata unggulan, sehingga perlu adanya pengamanan yang baik dan evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 1710-06/Agimuga Dampingi Penyaluran PMT Di Wilayah Binaan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen Santerra atas kesiapan yang telah disiapkan.

Beberapa poin kunci yang disampaikan Kapolsek antara lain:

1. Keselamatan Wisatawan : Safety, baik dari sisi medis maupun keamanan alat permainan, harus dipastikan dengan pengecekan berkala.

2. Kolaborasi : Diperlukan sinergi kuat antara Muspika, pengelola wisata, komunitas parkir, dan ojek.

3. Manajemen Lalu Lintas & Parkir :

a. Penerapan sistem one gate in, multi gate out dengan memanfaatkan pintu keluar belakang jika pintu utama padat.

b. Penutupan akses masuk kendaraan ke Santerra jika kapasitas parkir penuh, dan pengalihan ke kantong parkir lanjutan.

c. Larangan mutlak parkir di bahu jalan sepanjang jalur menuju Santerra untuk mencegah kemacetan.

d. Pengelola parkir harus menjaga keamanan kendaraan dan kebersihan lokasi.

4. Penegakan Ketertiban : Ditekankan agar tidak terjadi aksi premanisme atau konsumsi minuman keras di area wisata.

5. Antisipasi Bencana : Diingatkan untuk mewaspadai cuaca ekstrem dan potensi tanah longsor yang dapat memutus akses transportasi.

“Mari kita bersinergi, saling koordinasi. Kita jaga Pujon menjadi daerah yang aman dan nyaman bagi wisatawan,” ajak Kapolsek.

Baca Juga:  Dinas PUPR Langsa, Aceh Abaikan Ganti Rugi Rumah Relokasi Tanjung Putus.

Hasil Kesepakatan Rakor

Rakor yang berlangsung intensif tersebut menghasilkan sejumlah poin kesepakatan bersama untuk diterapkan selama periode Nataru :

1. Manajemen Parkir : Pengaturan parkir kendaraan yang rapi dan terukur agar memudahkan arus keluar-masuk. Ditegaskan kembali larangan parkir di pinggir jalan.

2. Penertiban Ojek : Petugas ojek diatur agar tidak berebut penumpang yang dapat menimbulkan masalah dan ketidaktertiban.

3. Kepatuhan Tarif : Baik korlap parkir maupun komunitas ojek sepakat untuk mematuhi tarif yang telah ditentukan bersama dan disepakati.

4. Layanan Medis : Santerra telah menyediakan tim medis stand-by di lokasi.

5. Komitmen Keamanan & Ketertiban : Semua pihak berkomitmen menjaga keamanan, kebersihan, serta mencegah aksi premanisme dan konsumsi minuman keras.

6. Siaga Bencana : Kesiapsiagaan terhadap potensi tanah longsor yang dapat menghambat lalu lintas ditingkatkan dengan koordinasi yang baik antar semua pihak.

Dengan ditetapkannya langkah-langkah strategis dan kolaboratif ini, diharapkan penyelenggaraan liburan Nataru 2025/2026 di Kecamatan Pujon, khususnya di Wisata Santerra, dapat berjalan lancar, aman, tertib, dan memberikan kesan positif bagi seluruh wisatawan.

Berita Terkait

Bahu Jalan Sungai Landak Disulap Jadi Area Usaha Liar, Warga Desak Pemda dan Camat Cilincing Bertindak Tegas
Satgas Saber Polres Probolinggo Pastikan Harga dan Stok Sembako Hingga BBM Aman Jelang Ramadhan
Polres Bondowoso Turut Tanam 1.000 Pohon Gerakan Sedekah Oksigen HPN 2026
Kemacetan Parah Jalan Cakung Cilincing Raya Tak Kunjung Terurai, Antrian Truk Kontainer Dikeluhkan Warga
Pengawasan Ganjil Genap ETLE Drone Patrol Presisi Korlantas Polri Mengudara di Ruas Strategis Ibu Kota
Mahasiswa STIK Angkatan 83 Jalankan Pengabdian Masyarakat dan Trauma Healing bagi Penyintas Bencana di Aceh Utara
Rapim Polri 2026 Hari Kedua, Kapolri Tekankan Peran Polri Jaga Stabilitas dan Dukung Program Pemerintah
Operasi Keselamatan Semeru Polres Ponorogo Beri Hadian Helm dan Cokelat Pengendara Tertib

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:07 WIB

Bahu Jalan Sungai Landak Disulap Jadi Area Usaha Liar, Warga Desak Pemda dan Camat Cilincing Bertindak Tegas

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:18 WIB

Satgas Saber Polres Probolinggo Pastikan Harga dan Stok Sembako Hingga BBM Aman Jelang Ramadhan

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:14 WIB

Polres Bondowoso Turut Tanam 1.000 Pohon Gerakan Sedekah Oksigen HPN 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:36 WIB

Kemacetan Parah Jalan Cakung Cilincing Raya Tak Kunjung Terurai, Antrian Truk Kontainer Dikeluhkan Warga

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:20 WIB

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Jalankan Pengabdian Masyarakat dan Trauma Healing bagi Penyintas Bencana di Aceh Utara

Berita Terbaru