PFI Mega Life bersama LindungiHutan Tanam Mangrove di Pantai Bahagia Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 24 Juli 2024 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program CSR penghijauan PT PFI Mega Life Insurance menanam 400 bibit mangrove di Pantai Bahagia.

PT PFI Mega Life Insurance bersama LindungiHutan telah menanam 400 mangrove di pesisir Pantai Bahagia, Bekasi (12/7). Program ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun PFI Mega Life yang ke-7 sekaligus sebagai tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat dan lingkungan.

Setiap tahun, PFI Mega Life menjalankan berbagai kegiatan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Perusahaan terlibat dalam gerakan donasi buku, berbagi pengetahuan dalam kegiatan literasi keuangan, peduli gempa yang terjadi di Cianjur dan mendonasikan pakaian bekas layak pakai kepada yang membutuhkan, serta kegiatan sosial lainnya.

Kini, PFI Mega Life berkolaborasi dengan LindungiHutan, sebuah startup yang fokus pada pelestarian hutan dan lingkungan dalam upaya rehabilitasi kawasan pesisir Indonesia. Penanaman mangrove ini bertujuan untuk mengurangi dampak abrasi pantai, mendukung keanekaragaman hayati, dan meningkatkan kualitas ekosistem pesisir. 

Baca Juga:  VRITIMES Menggandeng RubrikPos.com untuk Memperkuat Penyajian Berita Lokal dan Nasional

Aksi penanaman dihadiri oleh pihak perwakilan PFI Mega Life, tim LindungiHutan, dan juga melibatkan Kelompok Sadar Wisata Alipbata. 

Kegiatan penanaman mangrove PT PFI Mega Life Insurance.

Qoulun Hafid Al-firdaus, sebagai salah satu karyawan yang bergabung dalam aksi penanaman mangrove, mengungkap bahwa aksi penanaman mangrove ini didasari oleh beberapa alasan yaitu konservasi lingkungan, peningkatan kesadaran lingkungan, penguatan komunitas lokal, dan bagian dari tanggung jawab perusahaan.

“Dengan melibatkan karyawan PFI Mega Life, kami berharap program penanaman mangrove ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat,” ucap Qoulun Hafid Al-firdaus.

Mangrove memiliki banyak manfaat ekologis dan ekonomi. Memiliki fungsi sebagai penahan abrasi, penghasil oksigen, penyerap emisi karbon, dan habitat bagi berbagai spesies laut. Selain itu, mangrove juga memberikan sumber pendapatan bagi masyarakat pesisir. Dengan menanam mangrove, diharapkan dapat membantu melindungi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Baca Juga:  Kalkulator USDT: Senjata Rahasia Trader Kripto untuk Menguasai Nilai Tukar

Penanaman mangrove ini adalah bagian dari rangkaian program CSR PFI Mega Life yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), terutama dalam menjaga ekosistem laut, ekosistem darat, dan mitigasi perubahan iklim. 

Penananam mangrove oleh tim PT PFI Mega Life Insurance di Bekasi.

Melalui program CSR ini, PFI Mega Life berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. PFI Mega Life juga berharap inisiatif ini dapat menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan. 

Aksi tanam mangrove di Bekasi bukan satu-satunya komitmen PFI Mega Life terhadap lingkungan. Bahkan, perusahaan telah menerapkan beberapa inisiatif hijau seperti penggunaan bahan ramah lingkungan di lingkungan kerja, kampanye kesadaran publik, hingga pelaporan keberlanjutan dan evaluasi dampak secara berkala kepada masyarakat luas.

Berita Terkait

Harga Melonjak hingga Rp150 Ribu, Pedagang Sapi Pasar Cengkareng Mogok Berjualan
Tinggal 10 Hari Lagi: Penawaran BlockDAG US$0,001 Segera Berakhir, Solana Stabil di US$135 dan Mantle Menguat Perlahan
OKX Resmi Rilis Smart Account di Web3, Dorong Efisiensi Trading On-Chain
Last Call Kapal ‘Tanto Salam’ dan First Call ‘Tanto Saudara’ Jadi Sorotan Perayaan Pergantian Tahun di Pelabuhan Tanjung Priok
Bukti Konsistensi Kinerja: NPCT1 Raih Tonggak 10 Juta TEUs Sejak Beroperasi
Lapar Tapi Males Ribet? Foodcourt Citra Living Jadi Jawabannya
Pelindo Solusi Logistik Group Wujudkan Ekonomi Hijau melalui Program TJSL MADANI
Peninjauan Lokasi Simpang JLLB-FOTL Surabaya PT Akses Pelabuhan Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:00 WIB

Harga Melonjak hingga Rp150 Ribu, Pedagang Sapi Pasar Cengkareng Mogok Berjualan

Senin, 19 Januari 2026 - 08:21 WIB

Tinggal 10 Hari Lagi: Penawaran BlockDAG US$0,001 Segera Berakhir, Solana Stabil di US$135 dan Mantle Menguat Perlahan

Senin, 19 Januari 2026 - 08:05 WIB

OKX Resmi Rilis Smart Account di Web3, Dorong Efisiensi Trading On-Chain

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:42 WIB

Last Call Kapal ‘Tanto Salam’ dan First Call ‘Tanto Saudara’ Jadi Sorotan Perayaan Pergantian Tahun di Pelabuhan Tanjung Priok

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:14 WIB

Bukti Konsistensi Kinerja: NPCT1 Raih Tonggak 10 Juta TEUs Sejak Beroperasi

Berita Terbaru