Jakarta – Teropongrakyat.co – 20 September 2026 – Pesan tegas Mercy Sihombing menegaskan kembali: gugatan yang diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta bukanlah serangan terhadap pribadi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, melainkan upaya menguji keabsahan dan kelengkapan dokumen resmi negara. Surat Keterangan Nomor 9149 yang dipersoalkan dinilai menyembunyikan data penting termasuk nama ibu kandung yang disensor sehingga meragukan keterbukaan dan keabsahan penyetaraan pendidikan Grade 12 UTS Insearch Australia dengan jenjang SMK Akuntansi dan Keuangan.
Namun di saat yang sama, muncul pandangan kritis dari mantan kuasa hukum Mercy sendiri, Panca Nainggolan, S.H., M.H. dan Herbert Aritonang, S.H., S.Sos. Dalam konferensi pers terpisah bertema “Mantan Pengacara Mercy Sihombing Bersuara”, keduanya justru mengingatkan perbedaan mendasar secara yuridis: surat keterangan (suket) bukanlah produk hukum berupa keputusan administrasi negara yang dapat langsung digugat di PTUN. Menurut mereka, yang seharusnya menjadi objek sengketa adalah surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang menjadi payung hukum penyetaraan tersebut — bukan suket yang bersifat sekadar pemberitahuan administratif.

Kesimpulannya, satu perkara namun dua sudut pandang hukum yang sama-sama krusial: Mercy berjuang demi transparansi dan kelengkapan data, sementara mantan kuasa hukumnya mengingatkan soal ketepatan objek gugatan. Kini, PTUN Jakarta yang akan memutuskan: apakah suket dapat berdiri sendiri sebagai objek sengketa, atau justru harus kembali ke surat keputusan menteri sebagai dasar utamanya?
Perkara masih berproses, dan seluruh argumen para pihak masih menunggu pengujian di persidangan. Publik diharapkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Upaya konfirmasi tanggapan atas perbedaan pandangan ini telah diupayakan kepada kedua pihak, namun hingga berita ini diturunkan belum diperoleh tanggapan resmi. Pintu tanggapan tetap terbuka demi keberimbangan pemberitaan.
Red/JS



























































