Pemkab Tangerang Bantah Keras Dinilai Diam, Tegaskan Penanganan Jalan Rusak Terus Berjalan

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Teropongrakyat.co || Pemerintah Kabupaten Tangerang melontarkan bantahan keras terhadap tudingan yang menyebut pemerintah daerah diam dan tidak responsif atas kondisi jalan rusak di wilayah Pasar Kemis yang belakangan menjadi sorotan publik, terlebih setelah adanya kecelakaan yang merenggut nyawa pengendara akibat terjatuh di jalan berlubang.

Lesim menilai pemberitaan yang berkembang telah menyudutkan pemerintah daerah, bahkan mengarah pada opini seolah-olah Bupati Tangerang Maesyal Rasyid tidak mengambil langkah apa pun.

“Itu tidak benar. Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak pernah diam. Kami terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jalan, terutama yang terlihat rusak parah dan berlubang. Jangan digiring seakan-akan pemerintah tutup mata,” tegas Lesim.

Ia menjelaskan, dirinya bersama jajaran telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan di sejumlah titik ruas jalan kabupaten. Hasilnya, tidak semua ruas jalan dalam kondisi rusak berat sebagaimana narasi yang beredar.

“Memang ada beberapa titik yang rusak dan berlubang, dan itu sedang dalam proses penanganan. Bahkan sebagian sudah masuk dalam daftar prioritas perbaikan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk ruas kewenangan provinsi,” jelasnya.

Baca Juga:  Praktik Calo dan Bagi-Bagi Amplop di Satpas Bekasi Kota Masih Menjamur, APH Sengaja Tutup Mata?

Lesim menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur tidak bisa dilakukan secara serampangan. Seluruh proses harus melalui tahapan teknis, perencanaan anggaran, hingga mekanisme administrasi sesuai aturan perundang-undangan.

“Setiap pekerjaan ada tahapannya. Tidak bisa hari ini dilaporkan, besok langsung selesai. Ada proses perancangan anggaran, survei teknis, hingga penetapan skala prioritas. Masyarakat perlu tahu bahwa pemerintah bekerja dengan sistem, bukan dengan sensasi,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi kerusakan jalan yang terjadi tahun ini juga dipengaruhi faktor cuaca ekstrem. Curah hujan tinggi dan banjir yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang mempercepat kerusakan di beberapa ruas jalan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Kepala Bidang di DBMSDA, sejumlah ruas jalan kabupaten telah masuk dalam rancangan penanganan Tahun Anggaran 2026. Kepala Dinas BMSDA, H. Iwan Firmansyah, juga telah melakukan pengecekan langsung di sejumlah titik yang dikeluhkan masyarakat.

Baca Juga:  Sambut HUT BRI ke-130, BRI BO Ciputat Gelar Brilian Sportacular Perlombaan Futsal

“Pak Iwan sudah turun langsung melakukan kontrol. Ini bukti bahwa pemerintah tidak diam. Kami menerima laporan dari masyarakat, dari kepolisian terkait angka kecelakaan, semuanya menjadi bahan evaluasi,” kata Lesim.

Di sisi lain, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid secara tegas telah menginstruksikan seluruh kepala dinas agar segera merespons dan menangani setiap keluhan masyarakat dengan serius.

“Pak Bupati tidak pernah tinggal diam. Instruksinya jelas, setiap laporan masyarakat harus segera ditindaklanjuti. Jadi sangat tidak tepat jika ada narasi yang menyebut pemerintah seolah-olah membiarkan kondisi ini,” tandasnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang pun mengajak semua pihak untuk menyampaikan kritik secara konstruktif dan tidak membangun opini yang justru memperkeruh suasana. Evaluasi dan pembenahan terus dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

 

Berita Terkait

Kejar PAD Bocor, Munir Desak Bapenda Optimalkan Gali PAP
Ceceran Minyak Curah Di Jalan Ahmad Yani Banyak Pengendara Motor Terjatuh
Puluhan Ribu Warga Kalibaru Menanti JakLingko, Pemprov DKI Dinilai Belum Hadir di Kawasan Pesisir Jakarta Utara
PT CTP TOLLWAYS HADIRI RAPAT KONSOLIDASI ANGGOTA ATI
FWJ Indonesia Rayakan HUT ke-7 dan Lantik Pengurus Baru, Tegaskan Komitmen Pembuktian dan Pengabdian untuk Pers Indonesia
Bawas MA Turun Tangan, Aduan Ahli Waris Makawi Resmi Disurati ke PN Jakarta Utara
PT API SITE MONITORING RUTIN BERSAMA PSL, PASTIKAN OPERASIONAL JTCC BERJALAN OPTIMAL
Usai Disorot Media, Polres Bandung Hubungi Korban: Muncul Pertanyaan Baru dalam Kasus Fortuner yang Diblokir

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Kejar PAD Bocor, Munir Desak Bapenda Optimalkan Gali PAP

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:37 WIB

Ceceran Minyak Curah Di Jalan Ahmad Yani Banyak Pengendara Motor Terjatuh

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:03 WIB

Puluhan Ribu Warga Kalibaru Menanti JakLingko, Pemprov DKI Dinilai Belum Hadir di Kawasan Pesisir Jakarta Utara

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:42 WIB

PT CTP TOLLWAYS HADIRI RAPAT KONSOLIDASI ANGGOTA ATI

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:24 WIB

FWJ Indonesia Rayakan HUT ke-7 dan Lantik Pengurus Baru, Tegaskan Komitmen Pembuktian dan Pengabdian untuk Pers Indonesia

Berita Terbaru

Breaking News

Kejar PAD Bocor, Munir Desak Bapenda Optimalkan Gali PAP

Sabtu, 1 Agu 2026 - 21:19 WIB