SUBANG, teropongrakyat co – Sudah dua pekan lamanya, wilayah Pantura Subang didera banjir yang tak kunjung surut. Bencana ini melanda setidaknya sembilan kecamatan, menyisakan duka dan kesulitan bagi ribuan warga terdampak.
Merespons kondisi darurat tersebut, Bunda Elita Budiati Yulianto, Anggota Komisi 1 DPR RI sekaligus Ketua DPD Golkar Subang, bergerak cepat turun ke titik-titik lokasi bencana.
Didampingi tim Fraksi Golkar DPRD Subang dan tenaga ahli, Elita meninjau langsung sumber masalah di lapangan.
Menurut pengamatannya, banjir kali ini dipicu oleh kombinasi faktor alam dan infrastruktur; mulai dari jebolnya tanggul di Kecamatan Ciasem, fenomena banjir rob akibat erosi tahunan di Legon Kulon, hingga curah hujan ekstrem yang membuat air tertahan lebih lama di pemukiman warga.

Edukasi dan Solusi Jangka Panjang
Tak sekadar datang, Bunda Elita membawa pesan penting bagi masyarakat. Beliau menekankan pentingnya disiplin lingkungan, seperti tidak membuang sampah ke aliran sungai dan menjaga kelestarian pohon sebagai penyerap air alami.
Lebih jauh, politisi senior Jawa Barat ini mendorong Pemerintah Daerah Subang untuk segera mengambil langkah strategis. Beliau mendesak Bupati agar memperkuat kolaborasi dengan BBWS dan Kementerian PU untuk melakukan langkah-langkah konkret, di antaranya:
* Normalisasi sungai melalui pengangkatan sedimen tanah dan pasir.
* Penertiban bangunan liar di sepanjang bantaran sungai.
* Pembuatan sodetan atau kolam retensi untuk memecah kepadatan arus air yang meluap ke daratan.
Dekat dengan Rakyat
Kehadiran Bunda Elita di tenda-tenda pengungsian, seperti di Pamanukan, disambut hangat oleh warga. Sosoknya yang familiar membuat warga tak canggung berkeluh kesah. Sambil menghibur dan mendengar aspirasi, ia juga menyalurkan bantuan logistik berupa bahan makanan dan kebutuhan pokok untuk meringankan beban harian para pengungsi.
“Warga sangat terbantu dengan kehadiran pejabat yang mau turun langsung melihat kondisi kami di lapangan,” ujar salah satu warga di tenda pengungsian Pamanukan.
Di sisi lain, apresiasi juga datang dari tokoh Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM). Beliau mengapresiasi langkah koordinasi Pemda Subang dan menyatakan kesiapannya untuk turut serta turun tangan memperbaiki sumber-sumber penyebab banjir di bantaran sungai yang melintasi wilayah tersebut.
Penulis : San"






















































