Jalan Kemang–Parung Berlubang Parah, Ancaman Nyata Keselamatan Pengguna Jalan

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, teropongrakyat.co – Kondisi jalan sepanjang ruas Kemang hingga Parung kian memprihatinkan. Puluhan lubang besar dan dalam tersebar di hampir seluruh jalur,u menjadikan ruas vital penghubung Kabupaten Bogor–Parung ini sebagai jalur rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Pantauan di lapangan, sejumlah lubang menganga terlihat di titik-titik padat lalu lintas. Saat hujan turun, lubang tertutup genangan air sehingga sulit dikenali. Akibatnya, pengendara kerap terperosok, kehilangan keseimbangan, bahkan terjatuh. Kondisi ini semakin berbahaya pada malam hari karena minimnya penerangan jalan.

Kemacetan panjang juga tak terhindarkan. Banyak kendaraan terpaksa melambat atau zig-zag menghindari lubang, memicu antrean dan meningkatkan risiko tabrakan.

Baca Juga:  Jampidsus Febrie Ardiansyah Dikuntit Densus 88, Puspom TNI Jaga Ketat Kejagung

Keluhan Pengguna Jalan
Sejumlah pengguna jalan mengaku resah dan meminta pemerintah segera turun tangan.

Rizal (32), pengendara motor, mengatakan hampir setiap hari ia harus ekstra waspada.

“Lubangnya besar-besar dan dalam. Kalau hujan, tidak kelihatan sama sekali. Saya pernah hampir jatuh karena roda depan masuk lubang,” ujarnya.

Sementara itu, Siti Aminah (41), warga Parung yang bekerja di Kemang, mengeluhkan dampak keterlambatan.

“Setiap pagi macet karena kendaraan melambat menghindari lubang. Jalan ini jalur utama, tapi kondisinya seperti tidak pernah diperhatikan,” katanya.

Baca Juga:  H-2 HUT RI Ke-80, RW 08 Kelurahan Utan Panjang Kemayoran Sudah Mulai Gelar Lomba

Keluhan serupa disampaikan Ujang (50), sopir angkutan barang.

“Kalau truk lewat sini, suspensi cepat rusak. Biaya perawatan jadi mahal. Kami harap jangan nunggu korban dulu baru diperbaiki,” tegasnya.

Warga dan pengguna jalan berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan perbaikan menyeluruh, bukan tambal sulam sementara. Pasalnya, ruas Kemang–Parung merupakan jalur vital ekonomi dan mobilitas warga yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya penanganan serius di sejumlah titik lubang yang dinilai paling berbahaya.

T.donie

Berita Terkait

Santunan Yatim dan Dhuafa Warnai Ramadan 1447 H, Pokja Wartawan Gunung Kaler–Kresek Gelar Aksi Sosial
Remaja Masjid LDII Krampyangan Kota Pasuruan Kompak Dan Khusyuk Laksanakan Ibadah Itikaf
Reborn Initiative Umumkan “Meja Tanpa Laci”, Sajian Realitas untuk Generasi Kritis
Direktur Pelindo yang Baru dan Gubernur DKI Diminta Jangan Cuek Soal Tewasnya Warga Jakarta Utara Terlindas Truk Kontainer dan Kemacetan yang Terjadi Setiap Hari
Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Bersiap Hadapi Dampak Konflik Global
FWJI Bersama Sejumlah Media Bagikan Takjil di Depan Polres Jakarta Utara
Pelindo Berbagi Ramadhan: SPSL Tawarkan Bantuan Sembako, Santunan, dan Takjil hingga Dukung UMKM Lokal”
Fenomena Pengemis dan Manusia Gerobak Menjamur Jelang Lebaran di Kota Bogor, Tuai Pro dan Kontra Warga

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:31 WIB

Remaja Masjid LDII Krampyangan Kota Pasuruan Kompak Dan Khusyuk Laksanakan Ibadah Itikaf

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:23 WIB

Reborn Initiative Umumkan “Meja Tanpa Laci”, Sajian Realitas untuk Generasi Kritis

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:00 WIB

Direktur Pelindo yang Baru dan Gubernur DKI Diminta Jangan Cuek Soal Tewasnya Warga Jakarta Utara Terlindas Truk Kontainer dan Kemacetan yang Terjadi Setiap Hari

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:22 WIB

Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Bersiap Hadapi Dampak Konflik Global

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:55 WIB

FWJI Bersama Sejumlah Media Bagikan Takjil di Depan Polres Jakarta Utara

Berita Terbaru