Walikota Malang : Penanggulangan Bencana Harus Sistematis dan Terencana

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat.co –  Upaya pencegahan, penanggulangan, dan mitigasi bencana di Kota Malang harus diperkuat melalui tanggung jawab kolektif. Hal ini ditekankan Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM dalam pelaksanaan simulasi atau gladi bencana yang diselenggarakan di Lapangan Amprong Malang pada hari Sabtu, 15 November 2025.

Walikota Malang : Penanggulangan Bencana Harus Sistematis dan Terencana - Teropong Rakyat

Kegiatan strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, mempererat koordinasi, dan menumbuhkan peran aktif masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Menurut Wali Kota Wahyu Hidayat, kegiatan ini sebagai langkah strategis dan penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan kita terhadap berbagai potensi bencana. “Kota Malang yang kita cintai ini memang terus berkembang sebagai kota yang maju dan dinamis, namun di saat yang sama, kita tidak boleh lengah terhadap risiko bencana seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan ancaman lainnya” Ujarnya.

Baca Juga:  Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni Terima Penghargaan dan PIN Emas Dari Menteri BUMN.

Lebih lanjut, Wali Kota yang kerap disapa Pak Mbois tersebut juga menekankan bahwa penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi, komunikasi yang efektif, serta sinergi kuat antara berbagai lembaga dan masyarakat.

Pada kesempatan ini, Pak Mbois juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPBD Kota Malang serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan acara. Diharapkan, seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, mengingat pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh sangat bermakna untuk menghadapi seluruh tahapan bencana, mulai dari pra-bencana, saat darurat, hingga pemulihan.

Baca Juga:  Kunci Kemenangan Prabowo Gibran di Jawa Barat dan Nasional karena Berhasil Rebut Pemilih Muda

Melalui gladi kesiapsiagaan, koordinasi antara unsur-unsur utama (yang dikenal sebagai model Pentahelix) diharapkan semakin kuat. Unsur-unsur tersebut meliputi Pemerintah Daerah, TNI, POLRI, Relawan, dan seluruh elemen pendukung lainnya.

Kesiapsiagaan ini ditegaskan sebagai bentuk nyata dari tanggung jawab kolektif demi keselamatan masyarakat. “Tujuannya adalah memastikan kemampuan untuk merespons dengan cepat, bertindak tepat, dan bekerja sama dalam situasi kritis” tutur Pak Mbois.

Berita Terkait

Koramil 0818/12 Bantur Kawal Temu Kangen Ansor-Banser, Bupati Malang Hadir di Balekambang
Setahun Bangkit dari Keterbatasan, Kampung Susun Bayam Rayakan Harapan Baru Bersama Wali Kota
Ratusan Sopir Angkot Blokade Jalan Raden Intan, Tolak Trans Jatim Koridor II
Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi
Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang
Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang
Kebakaran Gunung Kawi Capai 1.534 Hektare, Tim Gabungan Terus Pantau dan Lakukan Pendinginan
Perubahan APBD Batu Tembus Rp1 Triliun, Nurochman Minta Program Tak Sekadar Ubah Angka

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Koramil 0818/12 Bantur Kawal Temu Kangen Ansor-Banser, Bupati Malang Hadir di Balekambang

Selasa, 29 September 2026 - 17:29 WIB

Setahun Bangkit dari Keterbatasan, Kampung Susun Bayam Rayakan Harapan Baru Bersama Wali Kota

Selasa, 29 September 2026 - 06:02 WIB

Ratusan Sopir Angkot Blokade Jalan Raden Intan, Tolak Trans Jatim Koridor II

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang

Berita Terbaru

Breaking News

Nyaris Adu Banteng, Pengemudi Toyota Avanza Banting Setir 

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:21 WIB