Ditanya Soal CSR, Manajamen BMart Ngaku Tidak Tahu

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co || Hubungan jajaran manajemen Bmart dengan warga sekitar yang masuk dalam wilayah Cempaka Baru, Kemayoran Jakarta Pusat diketahui tidak harmonis.

Hal ini dikuatkan dengan banyaknya keluhan dari warga terkait Kebisingan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Tidak hanya itu jajaran manajemen Bmart terkesan tidak memperdulikan masyarakat sekitar yang terkena langsung dari imbas berdirinya kafe yang menjual minuman keras dan menyajikan musik hidup ini.

Singgih, manajer Kafe Bmart Cempaka Baru mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki kompetensi untuk menjawab soal corporate social responsibility (CSR).

Menurutnya Singgih, dirinya hanya sebagai pengatur berjalannya operasional Bmart setiap hari.

“Untuk urusan CSR saya tidak memiliki kompetensi untuk menjawab pertanyaan tersebut, karena ada bagian tersendiri yang mengurus hal itu,” ucapnya di Ruang rapat Camat Kemayoran beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Ribuan Buruh Demo di DPR, Tuntut Kenaikan Gaji 8,5–10,5% pada 2026

Seperti diberitakan sebelumnya keberadaan Kafe Bmart di Jalan Lejten Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat dikeluhkan warga sekitar. Pasalnya kebisingan musik serta kerap terjadi keributan di lokasi tersebut.

“Banyak warga di sini tidak diikut sertakan dalam perizinan cafe tersebut. Apalagi warga di sini awalnya hanya tahu itu cafe hanya jual kopi saja tapi kenyataannya jualan minuman keras (Miras),” ucap Dhika Duwana warga RW 01.

Dhika mengatakan jika memang sebelumnya pihak Bmart mengatakan menjual miras sudah pasti warga di sini akan menolak keberadaan kafe Bmart. Dalam hal ini warga juga meminta agar kafe ini ditutup lantaran kerap kali menimbulkan kebisingan dan keributan.

“Di sini warga jadi tidak nyaman, tidur juga terganggu dan bahkan sampe ada keributan di lokasi Bmart. Warga di sini sebenarnya minta kafe tersebut ditutup,” ungkapnya.

Baca Juga:  Satgas Yonif 509 Kostrad Gelar Program ROSITA di Intan Jaya, Papua

Fadli warga RW 01 mengatakan keberadaan kafe tersebut tidak semua warga diikut sertakan dalam proses perizinan. Justru hanya mengundang pihak RT dan RW setempat.

“Waktu itu pihak kafe sempat menjanjikan remaja di sini diikut sertakan dalam bekerja di kafe tersebut. Tapi hanya beberapa saja yang bekerja, justru bukan remaja yang rumahnya bersinggungan langsung dengan kafe tersebut dipekerjakan,” ungkapnya.

Fadli mengatakan banyak warga di sini menjadi terganggu tidur malamnya mulai dari anak bayi hingga lansia. Terlebih musik keras yang dimulai dari malam hingga 02.30 WIB dini hari.

“Musik kerasnya itu yang sangat menggangu tidur warga. Di sini apalagi ada warga yang punya bayi dan sampai orang tuanya mengadukan ke aplikasi Jakarta Kini (Jaki) milik Pemprov DKI namun tidak direspon,” keluhnya.

Penulis : Irawan

Berita Terkait

Komunitas Perduli Bangsa Deklarasi Partai Baru, Target Masuk SIPOL Juni 2026
Polda Metro Bongkar Modus Kirim Ganja Pakai Paket Online, Sita 2,3 Kg Barang Bukti
Polres Metro Jakarta Pusat Sigap tanggapi Isu “Es Berbahan Spon”, Penjual Dipulangkan dan Diberi Pendampingan
Anggota Polisi dan TNI ini Amankan Penjual Es Jadul Berisi Spons Bedak di Kemayoran Jakpus
GOR Kemayoran Roboh, 12 Unit Sepeda Motor Tertimpa Reruntuhan Bangunan
Diduga Ada Praktik Calo Berkedok Notaris di Kantor BPN Jakarta Utara, Warga Kaget Diminta Rp9,5 Juta Hanya untuk Konsultasi
Tiga Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya Ganti Kakanwil Pajak Jakarta Utara
Disdik DKI Jakarta Terapkan PJJ Sementara Akibat Cuaca Ekstrem hingga 28 Januari 2026

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 21:13 WIB

Komunitas Perduli Bangsa Deklarasi Partai Baru, Target Masuk SIPOL Juni 2026

Senin, 26 Januari 2026 - 10:50 WIB

Polda Metro Bongkar Modus Kirim Ganja Pakai Paket Online, Sita 2,3 Kg Barang Bukti

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:19 WIB

Polres Metro Jakarta Pusat Sigap tanggapi Isu “Es Berbahan Spon”, Penjual Dipulangkan dan Diberi Pendampingan

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:36 WIB

Anggota Polisi dan TNI ini Amankan Penjual Es Jadul Berisi Spons Bedak di Kemayoran Jakpus

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:57 WIB

GOR Kemayoran Roboh, 12 Unit Sepeda Motor Tertimpa Reruntuhan Bangunan

Berita Terbaru

TNI – Polri

Polisi Sahabat Anak : Polres Madiun Edukasi Tertib Lalin Sejak Dini

Selasa, 27 Jan 2026 - 14:27 WIB