BULOG Gelar Serap dan Panen Padi dengan Teknologi Budidaya Intensif bersama BRIN

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cibitung, – Teropongrakyat.co – 22 Februari 2025 – Perum BULOG menggelar kegiatan serap dan panen padi dengan penerapan teknologi budidaya intensif pada lahan kemitraan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Cibitung, Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Sinergitas Kemitraan Budidaya Padi antara Perum BULOG dan BRIN merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menemukan pola budidaya padi yang lebih efisien guna mendukung pencapaian swasembada beras di Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya untuk mencapai swasembada beras. Kami ingin memastikan bahwa para petani dapat memanfaatkan teknologi terbaru untuk meningkatkan hasil pertanian mereka,” ujar Luhur dari PMO Mitra Tani Bulog.

Baca Juga:  Milad ke 28 Tahun, DPP Barisan Muda PAN, Bagikan 2.800 Paket Makan Siang Gratis

Kegiatan serap dan panen padi ini dilaksanakan di lahan seluas 6 hektar,dengan menggunakan varietas Inpari 32, Inpari 49, dan IPB 9G.

“Kerja sama ini diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi antara Perum BULOG, BRIN, dan para petani untuk mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan,” tambah Umar Said Pemimpin Cabang Bulog Karawang.

Produktivitas yang dihasilkan pada lahan ini mencapai 5,5 ton per hektar yang membuktikan dengan adanya penerapan teknologi budidaya ini hasil produktivitas pada lahan budidaya mengalami kenaikan dari musim tanam sebelumnya yang hanya 3 ton per hektar.

Keseluruhan hasil panen petani budidaya akan diserap oleh Perum BULOG Cabang Karawang dengan Harga Pembelian Pemerintah senilai 6.500 per Kg, yang kemudian siap diolah langsung oleh Sentra Penggilingan Padi (SPP BULOG) dan atau Mitra Pangan Pengadaan sebagai cadangan pangan pemerintah. Hal ini merupakan bentuk kongkret sinergitas huluisasi Perum BULOG dari mulai budidaya hingga panen yang melibatkan Sentra Penggilingan Padi (SPP BULOG) sebagai bagian unit bisnis industri perusahaan.

Baca Juga:  Kapolres Kepulauan Seribu Gelar Bakti Religi di Masjid Al Hidayah Pulau Harapan, Serahkan Bantuan Alat Kebersihan

Program penen ini merupakan upaya percepatan penyerapan gabah dari petani. dimana di tahun 2025 ini Perum BULOG mendapatkan tugas langsung dari Pemerintah untuk melakukan penyerapan gabah/beras setara 3 juta ton beras.

Dengan adanya kegiatan kerjasama ini, diharapkan tercipta peningkatan yang signifikan dalam produktivitas pertanian dan terwujudnya ketahanan pangan yang lebih baik.

Kegiatan ini dihadiri oleh PMO Mitra Tani, Pimpinan Cabang Karawang, Kodim 0509/Bekaasi serta Dinas Pertanian Kabupaten Karawang.(Red/JS)

Berita Terkait

PSM Berkolaborasi Hadirkan ASA Untuk Bangkit Bersama Pasca Bencana
Karhutla Riau, Menhut : Api Dipadamkan, Dampak Sosial Ditangani
PWI Jaya Bersiap Gelar UKW Angkatan 66-2026
Dukung Pengelolaan Sampah Sungai Berkelanjutan, PT CTP TOLLWAYS Fasilitasi Operasional Barrier
Cek Karhutla Gambut Jambi, Menhut Raja Antoni : Kelalaian Kecil Bisa Berdampak Luas
PPP Jakarta Barat Gelar Musancab: Strategi Konsolidasi dan Target Kursi DPRD
Menhut Raja Antoni Minta Tak Land Clearing : Kondisi Bukan Musim Kering Biasa
Api di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Seluruh Gajah Terpantau Aman

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:35 WIB

PSM Berkolaborasi Hadirkan ASA Untuk Bangkit Bersama Pasca Bencana

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karhutla Riau, Menhut : Api Dipadamkan, Dampak Sosial Ditangani

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:33 WIB

PWI Jaya Bersiap Gelar UKW Angkatan 66-2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Dukung Pengelolaan Sampah Sungai Berkelanjutan, PT CTP TOLLWAYS Fasilitasi Operasional Barrier

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Cek Karhutla Gambut Jambi, Menhut Raja Antoni : Kelalaian Kecil Bisa Berdampak Luas

Berita Terbaru