‎2 Unit Truk Boks Diduga Secara Bebas Sedot Solar Subsidi di SPBU Bangsri Brebes

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎BREBES – Teropongrakyat.co || Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Dua unit truk boks diduga secara bebas melakukan pengisian solar bersubsidi dalam jumlah besar di SPBU 44.522.20 Bangsri.

‎Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan, kedua truk tersebut kerap melakukan pengisian berulang kali tanpa pengawasan ketat dari pihak SPBU.

‎Diduga truk boks berwarna putih dan kuning yang digunakan beroperasi telah dimodifikasi khusus untuk menampung solar dengan jumlah besar.

‎Di lokasi, seorang pria yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa dua armada truk pengangsu solar tersebut milik seseorang bernama Budi.

‎”Baru jalan mas, sekitar 3 harian ini yang punya Budi,” tuturnya.

‎Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan setiap harinya truk tersebut dapat mengisi hingga 2.000 liter di SPBU Bangsri Brebes.

‎”Ya sehari bisa 2 Kl, tapi kadang cuma 1,5 Kl,” imbuhnya.

‎Jelas tindakan tersebut telah melanggar hukum, mengingat solar bersubsidi diperuntukkan hanya untuk kendaraan tertentu yang telah terdaftar sesuai ketentuan pemerintah.

‎Lemahnya pengawasan dari pihak terkait menyebabkan maraknya praktik ilegal penyalahgunaan BBM yang dilakukan secara terang-terangan.

‎“Kalau benar truk boks itu bisa mengisi solar subsidi tanpa kendala, berarti pengawasannya longgar. Harusnya segera ditindak,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (22/10/2025).

‎Sementara itu, pihak pengelola SPBU Bangsri hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

‎Aparat kepolisian dan instansi terkait diharapkan segera turun tangan melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

‎Praktik penyedotan solar subsidi oleh kendaraan non-eligible bukan hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi mengganggu distribusi BBM bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

‎Pemerintah diharapkan memperketat pengawasan dan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran agar penyalahgunaan BBM bersubsidi tidak terus berulang.

Baca Juga:  Kerahkan unit K-9, Polda NTB gerebek kampung narkoba dan Amankan 29,72 Gram Sabu

Berita Terkait

Diduga Bandar Tramadol di Tanah Abang Diamankan Polda Metro Jaya, Rere dan Sejumlah Rekannya Ikut Diperiksa
Truk Kontainer Makin Padat di Jam Pulang Sekolah, Anak-anak Marunda Dipaksa Berbagi Jalan dengan Kendaraan Berat
Gunungan Sampah 60 Ribu Ton di Nagrak Disorot DPRD DKI, Tingginya Capai 15 Meter
Uji Coba DOUBLE TRACK CICURUG–PALEDANG Dilaksanakan, Menggunakan Lokomotip CC 300 
Lerai Keributan di Andrews Party N Mart, Farel Mengaku Dihajar hingga Pingsan
Kasus Dugaan Perselingkuhan W dan O Kembali Disorot, Teman Lama Minta Proses Hukum Segera Dituntaskan
Festival Kalibaru 2026 Semarak, 400 Perahu Nelayan Meriahkan Parade Pesisir Jakarta Utara
Viral! Diduga Persiapkan Senjata Tajam di Dalam Andrew Party Mart Sunter, Polisi Diminta Bertindak

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 10:20 WIB

Diduga Bandar Tramadol di Tanah Abang Diamankan Polda Metro Jaya, Rere dan Sejumlah Rekannya Ikut Diperiksa

Selasa, 1 September 2026 - 20:13 WIB

Truk Kontainer Makin Padat di Jam Pulang Sekolah, Anak-anak Marunda Dipaksa Berbagi Jalan dengan Kendaraan Berat

Selasa, 1 September 2026 - 18:15 WIB

Gunungan Sampah 60 Ribu Ton di Nagrak Disorot DPRD DKI, Tingginya Capai 15 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 05:48 WIB

Uji Coba DOUBLE TRACK CICURUG–PALEDANG Dilaksanakan, Menggunakan Lokomotip CC 300 

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Lerai Keributan di Andrews Party N Mart, Farel Mengaku Dihajar hingga Pingsan

Berita Terbaru