Warga Tarumajaya Mengeluh, Air PAM Mati Berhari-hari dan Kualitas Buruk, Warga Minta Solusi Pasti

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, TeropongRakyat.co – Sejumlah warga di Kecamatan Tarumajaya mengeluhkan buruknya pelayanan air bersih dari Perusahaan Air Minum (PAM). Pasalnya, air PAM kerap mati hingga berhari-hari tanpa penanganan serius dari pihak terkait. Sabtu, (17/01/2026).

Kondisi ini memaksa sebagian warga mencari alternatif air bersih secara mandiri. Bahkan, ironisnya, bantuan air justru datang dari petugas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) setempat, yang sejatinya memiliki tugas utama menangani kebakaran, bukan menggantikan peran penyedia air bersih.

Tak hanya soal air yang sering mati, kualitas air PAM yang mengalir ke rumah warga juga sangat memprihatinkan. Warga mengaku air berwarna hitam, keruh, dan mengeluarkan bau menyengat yang tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi untuk konsumsi.

Baca Juga:  Wakil Walikota Jakarta Utara Monitoring Pelayanan Kelurahan Rawa Badak Utara

Yang makin memicu kekecewaan, warga tetap dibebani tagihan air PAM dengan biaya yang cukup mahal setiap bulan, meski pelayanan yang diterima jauh dari kata layak. Kondisi ini dinilai sangat tidak sebanding antara kewajiban membayar dengan hak mendapatkan air bersih.

Minimnya respons dan solusi konkret dari PDAM Kabupaten Bekasi menuai kritik keras dari masyarakat. Hingga kini, belum terlihat langkah nyata untuk memperbaiki distribusi maupun kualitas air di wilayah Tarumajaya.

Baca Juga:  BRI BO BSD Bersama BRIfinance Buka Booth Pameran Program KKB

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi, PDAM, serta Dinas terkait agar tidak lepas tangan dan segera turun langsung ke lapangan. Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang dijamin oleh negara, bukan sekadar layanan tambahan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka patut dipertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin hak dasar warga, sekaligus transparansi dan akuntabilitas pengelolaan layanan air bersih di Kecamatan Tarumajaya.

Berita Terkait

Bocah 13 Tahun Diduga Tenggelam di Kubangan Bekas Tambang Galian C di Pasuruan
Karut Marut Truk Kontainer di Tanjung Priok: Macet, Kecelakaan, dan Pertanyaan Besar Soal Tanggung Jawab
Kepergian Vidi Aldiano Tinggalkan Duka Mendalam, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat
ASAD dan LDII Gandeng Senkom Serta Perguruan Silat Kota Pasuruan Berbagi Takjil
Diduga Mencuri, Pria Paruh Baya Diamankan Warga
Ramadhan Penuh Kepedulian, Polres Metro Jakpus dan Polsek Kemayoran Gelar Buka Bersama, Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim-Piatu
Ketua LAPAN, Andre M Pelawi : Aparat Penegak Hukum Harus Saling Menghormati dan Bijaksana
KERUNTUHAN PROFESI ADVOKAT: Kriminalisasi Advokat Hendra Sianipar

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:10 WIB

Bocah 13 Tahun Diduga Tenggelam di Kubangan Bekas Tambang Galian C di Pasuruan

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:26 WIB

Kepergian Vidi Aldiano Tinggalkan Duka Mendalam, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:29 WIB

ASAD dan LDII Gandeng Senkom Serta Perguruan Silat Kota Pasuruan Berbagi Takjil

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:25 WIB

Diduga Mencuri, Pria Paruh Baya Diamankan Warga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:24 WIB

Ramadhan Penuh Kepedulian, Polres Metro Jakpus dan Polsek Kemayoran Gelar Buka Bersama, Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim-Piatu

Berita Terbaru