Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Rohman Yonki Dilantha, S.I.K., M.Si., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Kampung Tangguh RW 01, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, dalam rangka kegiatan Forkopimpo (Forum Komunikasi Pimpinan Kota Jakarta Utara) yang digelar di Balai Warga RW 01, Rabu, (22/01/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Forkopimpo Jakarta Utara menyalurkan bantuan kepada masing-masing RW di Kelurahan Koja sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas warga dan penguatan komunikasi lingkungan. Selain itu, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok turut memberikan donasi sound system guna mendukung keberlangsungan program Kampung Tangguh.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Iyan Sopian Hadi, Lurah Koja Lutfi Rachman, perwakilan Kecamatan Koja, unsur Kodim, Satpol PP Kecamatan Koja, serta Kapolsek Koja Kompol Dr. Andry Suharto, S.H., M.H.
Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Rohman Yonki Dilantha mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya melalui program Kampung Tangguh yang dinilai efektif memperkuat ketahanan sosial di lingkungan warga.
Diketahui, RW 01 Kelurahan Koja memiliki program unggulan berupa pencegahan dan pemberantasan narkoba, yang dilakukan melalui sosialisasi rutin kepada warga dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai upaya menekan peredaran narkoba di tingkat lingkungan.
Ketua RW 01 Kelurahan Koja, Ridwan, menyampaikan bahwa terpilihnya wilayahnya sebagai Kampung Tangguh merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Mungkin RW 01 dipilih karena lokasinya strategis, tapi yang paling penting adalah peran aktif semua pengurus RT dan RW di sini. Kami kompak menjaga lingkungan, terutama dari ancaman narkoba,” ujar Ridwan.
Ia berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan stakeholder lainnya dapat terus diperkuat agar Kampung Tangguh RW 01 dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lain di Jakarta Utara.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan bebas dari narkoba.


























































