Tumpukan Sampah Penuhi Bantaran Jalan Tanggul Sungai Angke, Warga dan Pemda Harus Benahi Sampah di Tarumajaya

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, TeropongRakyat.co – Kabupaten Bekasi kembali dihadapkan pada persoalan lingkungan yang tak kunjung tuntas. Tumpukan sampah terlihat mengular di sepanjang Jalan Tanggul Sungai Angke, Kecamatan Tarumajaya. Tak hanya di pinggir jalan, sampah juga menumpuk di aliran kali hingga menyebabkan penyumbatan dan membuat air nyaris tak mengalir. Jumat, (02/01/2026).

Kondisi ini memperlihatkan krisis pengelolaan sampah yang serius di wilayah Tarumajaya. Persoalan tersebut menambah daftar masalah lain yang sejak lama dikeluhkan warga, mulai dari jalan rusak hingga praktik pungutan liar yang hingga kini belum dibereskan secara tegas.

Mirisnya, tumpukan sampah justru terlihat jelas di sekitar depan Kantor Kecamatan Tarumajaya. Pemandangan tersebut menimbulkan kekecewaan warga, yang menilai seolah tidak ada ketegasan maupun kepedulian dari pihak berwenang.

Baca Juga:  Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU

“Kalau tiap hari lewat sini baunya menyengat, apalagi kalau hujan air kali meluap karena sampah nyangkut semua,” ujar salah satu warga Tarumajaya yang enggan disebutkan namanya.

Warga lainnya juga mengeluhkan tidak adanya tempat pembuangan sampah yang memadai di sekitar bantaran kali. Akibatnya, sebagian masyarakat memilih jalan pintas dengan membuang sampah ke sungai.

“Bukan mau bela yang buang sampah sembarangan, tapi faktanya tempat buang sampah hampir nggak ada. Kalau ada pun jarang diangkut. Ujung-ujungnya kali jadi korban,” ucap warga lainnya.

Meski demikian, warga menyadari bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Peran RT dan RW dinilai penting untuk terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Di sisi lain, pemerintah daerah diminta hadir dengan solusi nyata, mulai dari penyediaan TPS, pengangkutan rutin, hingga penindakan tegas bagi pelanggar.

Baca Juga:  Dewan Pers Tegaskan: Pencabutan ID Card Wartawan CNN oleh Istana Ancaman bagi Demokrasi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, diharapkan memberi perhatian lebih terhadap wilayah perbatasan Ibu Kota Jakarta seperti Kecamatan Tarumajaya. Warga menilai, selama ini daerah perbatasan kerap luput dari perhatian, padahal persoalan yang terjadi sangat kompleks dan berdampak langsung pada kesehatan serta keselamatan lingkungan.

“Jangan nunggu banjir atau penyakit dulu baru bergerak. Kami cuma mau lingkungan bersih dan nyaman,” tutup seorang warga.

Berita Terkait

Pam TPS Pilkades Setu, Wadir Binmas: Kenali Situasi dan Jangan Keluar dari Fungsi Pengamanan
Permintaan Spot Menguat, Bitcoin Kembali Tembus US$81.000
Polres Malang Tangkap Pria Diduga Aniaya Wanita Usai Janjikan Kerja
KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar
Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman
Usai KM Virgo Kecelakaan, Keluarga Sopir Asal Malang Masih Berharap Ditemukan Selamat
Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet
40 Tahun Belum Tuntas, H. Makawi Minta KPK Telaah Sengketa Tanah Warisan di Jakarta Utara

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:36 WIB

Pam TPS Pilkades Setu, Wadir Binmas: Kenali Situasi dan Jangan Keluar dari Fungsi Pengamanan

Sabtu, 19 September 2026 - 17:03 WIB

Permintaan Spot Menguat, Bitcoin Kembali Tembus US$81.000

Sabtu, 19 September 2026 - 15:18 WIB

Polres Malang Tangkap Pria Diduga Aniaya Wanita Usai Janjikan Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar

Jumat, 18 September 2026 - 08:03 WIB

Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman

Berita Terbaru