Satreskrim Polres Subang Ciduk Tersangka Modus Penipuan Mengaku Staf Khusus Gubernur Jabar

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 01:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBABANG-Teropongrakyat. Co- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Subang mengungkap kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan total kerugian korban mencapai sekitar Rp250 juta.

Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D., yang secara langsung meminpin konferensi pers digelar di Aula Patriatama Mapolres Subang, Jumat (6/2/2026), pukul 10.30 WIB.

Kapolres yang dampingi
Kasat Reskrim, Kasi Humas, Kasi Propam, Kanit Jatanras, serta jajaran personel Sat Reskrim Polres Subang.

Kapolres memaparkan awal mula pengungkapan kasus ini berawal dari Laporan Polisi Nomor LP/B/3/I/2026/SPKT/POLRES SUBANG/POLDA JAWA BARAT, tertanggal 3 Januari 2026.
Dalam perkara tersebut, pihak keppolisian berhasil mengamankan satu orang tersangka berinisial M.S.A. alias B. berikut degan sejunlah barang bukti yang berhasi diamankan dari tangan tersangka, diantaranya satu unit gimbal DJI Osmo Mobile 6 warna hitam, dua unit mikrofon nirkabel Vivan V9, rekening koran Bank BCA, tiga lembar nota penyerahan uang, serta satu unit telepon genggam Samsung Galaxy S23 FE warna abu-abu tua beserta dus aslinya.

Baca Juga:  Sambut Hari Jadi ke-340 Kota Pasuruan, Warga LDII PC Bugulkidul Gelar Kerja Bakti Lingkungan

Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa bermula pada Agustus 2025 ketika korban berinisial I.L., warga Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, berkenalan dengan tersangka.
akhirnya hubugan dari keduanya berkembang menjadi hubungan asmara.

Dalam jalinan hubungan tersebut tersangka menjalankan aksi penipuan
kepada korban dengan cara secara bertahap meminta sejumlah uang dan barang kepada korban dengan berbagai alasan, mulai dari modal usaha, pengadaan peralatan podcast, bisnis jual beli mobil, hingga rencana pernikahan.
Untuk meyakinkan korban, tersangka mengaku sebagai staf khusus (Stafsus).Gubernur Jawa Barat dan menampilkan diri seolah-olah memiliki jabatan resmi pemerintahan.

Yang akhirbya Korban pun menyerahkan uang tunai sebesar Rp38 juta dan Rp150 juta, serta beberapa aset lainnya berupa satu unit sepeda motor Yamaha Filano senilai Rp28 juta, emas senilai Rp20 juta, uang tunai Rp5 juta, dan transfer bank sebesar Rp11 juta. Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp250 juta.
Setelah menerima seluruh uang dan barang tersebut, tersangka kemudian menghilang dan tidak dapat dihubungi.
Dari hasil pendalaman pihak Kepolisia penyidik juga menemukan adanya korban lain dengan modus serupa di wilayah Kabupaten Cianjur, dimana tersangka kembali mengaku sebagai staf khusus pejabat pemerintah daerah.
Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Subang akhirnya berhasil mengamankan tersangka pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 03.45 WIB di wilayah Kota Bekasi tanpa perlawanan.

Baca Juga:  Tersandung Dugaan Penyalahgunaan Narkoba Dan Asusila, Kapolres Ngada NTT Ditangkap 

Selanjutnya, tersangka dibawa ke Polres Subang guna mempeetanggungjajjawabjan atas perbuatanya dalam menjalani proses hukum lebih lanjut.
Atas perbuatannya, pasal yang disankakan dijerat Pasal 492 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 486 KUHP tentang Penggelapan, dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.
Dalam kesempatan itu juga selaku Kapolres Subang, menegaskan komitmen jajarannya dalam memberantas segala bentuk kejahatan di wilayah hukum Polres Subang.
Kapolres ounI mengimbau keadaseluruh masyRakat masyarakat agar lebih waspada terhadap oknum yang mengaku memiliki jabatan pemerintahan untuk kepentingan pribadi.
“Kami berkomitmen memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum kepada masyarakat. Setiap kejahatan yang merugikan warga akan kami tindak tegas hingga tuntas,” tegas Kapolres..**

Berita Terkait

Tim Verifikasi PROKLIM LESTARI Turun ke RW.05, Sunter Agung, Ini Harapan Ketua RW.05 Nurus Shobah
Saiful Chaniago: Infrastruktur Gas Kunci Utama Jaga Stabilitas Kelistrikan Bali
Kebijakan Menhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
Bijak Bermedia Sosial di Era AI, Rumah Pena Foundation Ajak Jurnalis dan Konten Kreator Lawan Hoaks
Presiden Prabowo Saksikan Panen Raya Tebu di Malang dan Serap Aspirasi Petani
Kegiatan FKUB Ke LDII Kota Pasuruan Merupakan Bagian Dari Program Kerja
JMTO Jelaskan Status Karyawan Kontrak 5 Tahun, Alih Daya Disebut Jadi Solusi Agar Tetap Bekerja
Kunjungan Kepala Kemenag Kota Pasuruan Ke DPD LDII : Perkuat Sinergi Wujudkan Kerukunan dan Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tim Verifikasi PROKLIM LESTARI Turun ke RW.05, Sunter Agung, Ini Harapan Ketua RW.05 Nurus Shobah

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:06 WIB

Saiful Chaniago: Infrastruktur Gas Kunci Utama Jaga Stabilitas Kelistrikan Bali

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:07 WIB

Kebijakan Menhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:29 WIB

Bijak Bermedia Sosial di Era AI, Rumah Pena Foundation Ajak Jurnalis dan Konten Kreator Lawan Hoaks

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:34 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Panen Raya Tebu di Malang dan Serap Aspirasi Petani

Berita Terbaru

TNI – Polri

Aksi Peduli Lingkungan, Lanud Iswahjudi Bersihkan Telaga Sarangan

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:03 WIB