Satpol PP Tindak Urukan Tanah Mengandung Sampah di Kolong Tol BKT Marunda

- Jurnalis

Jumat, 11 April 2025 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, Teropongrakyat.co — Menindaklanjuti pemberitaan media online terkait keresahan warga Marunda atas urukan tanah yang mengandung sampah dan puing di bawah kolong Tol BKT RW.003, Marunda, Kecamatan Cilincing, Satpol PP Kecamatan Cilincing bergerak cepat melakukan inspeksi pada Jumat (11/4/2025) pukul 09:30 WIB.

Satpol PP Tindak Urukan Tanah Mengandung Sampah di Kolong Tol BKT Marunda - Teropong Rakyat

Aduan warga menyebutkan bahwa urukan tersebut dikhawatirkan memperparah kondisi debit air yang masih tinggi dan berpotensi menyebabkan banjir, apalagi sampah ditumpuk tanpa izin resmi.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir:

  • Pengendali Satpol PP Kecamatan Cilincing
  • Danru 3 beserta anggota
  • Anggota Satpol PP Kelurahan Marunda
Baca Juga:  Orientasi Kewartawanan Dan Keorganisasian Angkatan Ke 15 Dalam Rangka Menjaga KEJ.

Hasil Sidak:

1. Satpol PP mendapati langsung adanya tumpukan tanah bercampur sampah dan puing di lokasi aduan, yang digunakan sebagai bahan urugan/pematangan lahan.

2. Petugas juga bertemu langsung dengan pengelola lahan bernama Bapak Manto, warga Marunda.

3. Bapak Manto menjelaskan bahwa proyek urugan tidak mengganggu jalur Kali Bogor dan saat ini sedang membangun saluran air dalam bentuk gorong-gorong di lahan tersebut. Proyek saluran tersebut masih dalam tahap konstruksi dan akan diselesaikan secepatnya.

4. Ia juga menambahkan bahwa selain Kali Bogor, di wilayah tersebut terdapat pula saluran Kali Cabang Empat yang turut mempengaruhi kondisi banjir di sekitar RW.003.

Baca Juga:  Deklarasi Advokat, Pengacara dan Konsultan Hukum Terbesar dalam Pilkada Jakarta, Pastikan Pasangan Rido Menang satu Putaran

Menanggapi temuan ini, Kasatpol PP Jakarta Utara, Muhammadong, langsung merespon cepat dan menurunkan anggota ke lokasi berdasarkan pemberitaan yang beredar.

“Saya berharap selanjutnya tidak ada yang memanfaatkan lahan orang lain untuk keuntungan pribadi seperti ini dan menggunakan sampah sebagai media penumpukan tanah tersebut,” tegas Muhammadong.

Pihak Satpol PP akan terus melakukan pemantauan agar kegiatan serupa tidak kembali terjadi dan kondisi lingkungan di sekitar Marunda tetap aman dan terkendali.

Berita Terkait

Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak
SCY Group: Momentum HUT RI ke-81,FABA Kini Memberi Manfaat Nyata Untuk Pendidikan
H. Sanusi Sebagai Calon Kepala Desa Dongkal : Siap Sejahterakan Masyarakat Dengan Kepemimpinan Jujur Dan Transparent
Dua Kali Isi Solar Subsidi, Truk Box A-8285-FC Diamankan Tipiter Polres Subang
Kisah Pilu Pasangan Buta Huruf di Malang: Jual Tanah Rp 3 Miliar, Terima Rp 200 Juta, Muncul Akta Bermasalah
Wabup Malang Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Sinergi Pembangunan dan Penghormatan untuk Veteran Jadi Sorotan
Dugaan NIK Ganda Direktur PT IMI, BKPSDM Batang Pastikan Pemeriksaan Pejabat Terkait Berjalan
DLH Tindak 4 Perusahaan Terkait TPS Ilegal Cilincing, Tapi Gunungan Sampah Masih Jadi Pertanyaan Besar

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:06 WIB

SCY Group: Momentum HUT RI ke-81,FABA Kini Memberi Manfaat Nyata Untuk Pendidikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

H. Sanusi Sebagai Calon Kepala Desa Dongkal : Siap Sejahterakan Masyarakat Dengan Kepemimpinan Jujur Dan Transparent

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Dua Kali Isi Solar Subsidi, Truk Box A-8285-FC Diamankan Tipiter Polres Subang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Kisah Pilu Pasangan Buta Huruf di Malang: Jual Tanah Rp 3 Miliar, Terima Rp 200 Juta, Muncul Akta Bermasalah

Berita Terbaru