Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo Ambruk Saat Salat Ashar

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo, teropongrakyat.co – Bangunan Pondok Pesantren di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, ambruk pada Senin (29/9/2025) sore saat para santri melaksanakan salat Ashar. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan luar biasa karena sejumlah santri diduga masih terjebak di bawah reruntuhan.

Petugas gabungan dari Tim SAR, TNI, Polri, BPBD, hingga relawan segera dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi. Beberapa korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans, sementara pencarian masih terus berlangsung hingga malam hari.

Baca Juga:  Ngopi Kamtibmas Polsek Johar Baru Membangun Sinergitas Tiga Pilar Dan Warga

Seorang santri yang selamat menceritakan detik-detik kejadian mengerikan tersebut.

“Saya lagi salat, tiba-tiba ada suara keras, lantai bergetar, lalu atap runtuh menimpa bagian tengah ruangan. Semua langsung panik dan berlarian,” kata seorang santri sambil terbata-bata.

Baca Juga:  Oknum karyawan PT. KCN, Marunda di duga melakukan kecurangan bongkar muat batu bara.

Warga sekitar mengaku sempat mengira suara dentuman keras yang terdengar adalah gempa bumi. Namun setelah diperiksa, ternyata bangunan utama pondok pesantren sudah roboh.

Hingga malam ini, suasana di lokasi kejadian masih dipadati warga, aparat, dan relawan. Proses evakuasi diperkirakan berlangsung hingga beberapa jam ke depan.

Penulis : Teguh Donie

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara
JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta
Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas
Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:13 WIB

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:29 WIB

Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Berita Terbaru