KOTA MALANG, 20 September 2026 | teropongrakyat.co — Persinas ASAD Kota Pasuruan turut menghadiri kegiatan Konsolidasi Organisasi Persinas ASAD Provinsi Jawa Timur Zona VI yang meliputi wilayah Malang Raya, Kabupaten/Kota Probolinggo, serta Kabupaten/Kota Pasuruan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Roudhotul Jannah, Kota Malang, pada Sabtu, 20 September 2026.
Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi, menyamakan pemahaman organisasi, serta mendorong peningkatan pembinaan dan prestasi Persinas ASAD di Jawa Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Persinas ASAD Kota Pasuruan diwakili oleh lima unsur, yaitu Pembina, Ketua, Sekretaris, Bidang Pembinaan Prestasi, serta Bidang Organisasi dan Kaderisasi (OKK).
Salah satu agenda utama kegiatan adalah pemaparan AD/ART Persinas ASAD Tahun 2026. Pemaparan tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus untuk memahami arah, tata kelola, serta ketentuan organisasi yang menjadi pedoman dalam menjalankan roda organisasi Persinas ASAD ke depan.
Selain konsolidasi organisasi, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba sejumlah alat dan aplikasi berbasis sport science yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung proses pembinaan dan peningkatan prestasi atlet. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu pelatih melakukan pemantauan dan evaluasi kemampuan atlet secara lebih terukur.
Salah satu peserta dari Persinas ASAD Kota Pasuruan, Sulton Aulia, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat positif bagi perkembangan organisasi maupun pembinaan atlet.
“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk perkembangan organisasi. Dengan adanya wawasan baru, termasuk pemanfaatan sport science, pelatih dan atlet menjadi semakin termotivasi dan bersemangat untuk mengejar prestasi,” jelas Sulton Aulia.
Sementara itu, Ust. Tri Fahmi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menilai konsolidasi ini menjadi bekal penting bagi Persinas ASAD dalam menghadapi perkembangan organisasi ke depan.
“Ini menjadi bekal yang baik bagi perkembangan dan kemajuan organisasi ke depannya. Tidak hanya terkait penguatan organisasi, tetapi juga bagaimana kita mempersiapkan pembinaan prestasi dan regenerasi secara berkelanjutan,” ujar Ust. Tri Fahmi.
Menurutnya, regenerasi menjadi salah satu aspek penting yang harus terus dipersiapkan agar keberlangsungan organisasi dan pembinaan atlet dapat berjalan secara berkesinambungan.
Kegiatan konsolidasi Zona VI tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antarwilayah, meningkatkan pemahaman terhadap tata kelola organisasi, serta mendorong lahirnya sistem pembinaan atlet yang semakin terukur dan profesional.
Bagi Persinas ASAD Kota Pasuruan, kegiatan ini menjadi momentum untuk membawa hasil konsolidasi ke tingkat daerah melalui penguatan organisasi, peningkatan kualitas pelatih, pemanfaatan sport science, serta pembinaan generasi penerus menuju prestasi yang lebih baik.
(Gf)



























































