MALANG | Teropongrakyat.co – Pemerintah Kecamatan Bantur terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui Lokakarya Mini Lintas Sektoral Bidang Kesehatan Triwulan IV Tahun 2025 yang digelar di Aula Puskesmas Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Selasa (23/12/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri unsur Forkopimcam, tenaga kesehatan, perangkat desa, hingga perwakilan lembaga pendidikan dan PKK. Lokakarya menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian program kesehatan sekaligus menyusun langkah koordinatif menghadapi tantangan kesehatan di wilayah Kecamatan Bantur.
Camat Bantur yang diwakili Sekcam Mafud dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama seluruh elemen lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan aktif dari TNI-Polri, pemerintah desa, dunia pendidikan, dan masyarakat.
“Masalah kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Melalui lokakarya ini, kita samakan persepsi dan perkuat komitmen untuk pelayanan kesehatan yang lebih optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil 12/Bantur yang diwakili Bati Tuud Peltu Tomy Umbarsono menyampaikan dukungan penuh TNI dalam mendukung program kesehatan masyarakat, termasuk kegiatan promotif dan preventif di tingkat desa.
Kepala Puskesmas Bantur, Soebagijono, S.Kep., Ns., M.M.Kes, memaparkan materi terkait evaluasi program kesehatan triwulan IV, capaian pelayanan, serta kendala yang dihadapi di lapangan. Ia menekankan pentingnya deteksi dini, edukasi masyarakat, dan sinergi lintas sektor guna meningkatkan kualitas hidup warga.
Lokakarya juga dihadiri Kapolsek Bantur yang diwakili Aipda Ali, Kepala Puskesmas Wonokerto drg. Puteri Lestari, Kepala Korwil Diknas Ibu Muntiari, S.Pd., M.Pd, Ketua TP PKK Kecamatan Wonokerto, para kepala desa dari Srigonco, Sumberbening, dan Rejosari, serta perwakilan PPKBD Kecamatan Bantur.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang membahas isu kesehatan prioritas di wilayah Bantur, kemudian ditutup dengan doa dan penutup. Diharapkan, hasil lokakarya ini mampu memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Bantur ke depan.























































